PT Bank CIMB Niaga Tbk menetapkan ketentuan saldo mengendap yang bervariasi bagi nasabah berdasarkan jenis produk tabungan yang digunakan untuk menjaga aktivitas rekening. Kebijakan ini mewajibkan adanya nominal minimum yang tetap berada di dalam saldo dan tidak dapat ditarik untuk transaksi apa pun.
Saldo tersebut berfungsi sebagai jaminan agar akun tetap aktif serta mampu menutupi biaya administrasi apabila terjadi periode ketidakaktifan pada rekening. Dilansir dari Personalfinance, kegagalan nasabah dalam menjaga saldo di atas batas minimum dapat memicu pengenaan biaya tambahan hingga pemblokiran rekening secara otomatis.
Data Bank Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam sektor perbankan per April 2025, di mana nilai transaksi ATM meningkat 10% YoY menjadi Rp721 triliun dengan jumlah kartu beredar mencapai 322 juta unit. Dalam ekosistem ini, CIMB Niaga sebagai pionir layanan digital terus memperbarui syarat layanan untuk beragam segmen nasabah.
"jaminan" agar rekening tetap aktif dan dapat menutupi biaya administrasi jika terjadi ketidakaktifan, tulis laporan mengenai fungsi utama saldo tersebut.
Rincian besaran saldo minimal yang harus mengendap pada setiap produk tabungan telah diatur secara spesifik. Untuk kategori tabungan digital dan reguler, terdapat perbedaan nominal yang cukup signifikan antara satu produk dengan produk lainnya.
| Jenis Produk Tabungan | Saldo Mengendap Minimum |
|---|---|
| OCTO Savers+ & OCTO Savers+ iB | Rp 20.000 |
| OCTO Savers & OCTO Savers iB | Rp 50.000 |
| OCTO Savers Jr (Tabungan Anak) | Rp 20.000 |
| TabunganKu & TabunganKu iB | Rp 20.000 |
| Tabungan SimPel | Rp 5.000 |
| Tabungan iB SimPel | Rp 1.000 |
| XTRA Savers (Manfaat / Reguler) | Rp 50.000 |
| XTRA Savers iB | Rp 100.000 |
| XTRA Savers Valas iB | USD 1 |
| Tabungan XTRA Payroll | Rp 10.000 |
| Tabungan iB Payroll | Rp 10.000 |
| Tabungan iB Pahala | Rp 100.000 |
Khusus untuk produk Tabungan XTRA Savers Payroll, nasabah tidak dikenakan biaya atau bebas biaya selama memenuhi syarat tertentu. Namun, jika saldo rata-rata pada bulan bersangkutan berada di bawah Rp25 juta, nasabah akan dikenakan biaya sebesar Rp17.500.