Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dilaporkan menunaikan ibadah haji melalui jalur reguler pada musim haji 2026. Langkah tersebut menarik perhatian publik karena dilakukan oleh seorang pejabat negara setingkat kepala badan nasional.
Seperti diberitakan oleh Cahaya, Dadan Hindayana diketahui telah mengikuti antrean keberangkatan haji reguler selama kurang lebih 12 tahun. Dirinya memilih proses yang sama dengan masyarakat umum tanpa menggunakan fasilitas khusus.
Kabar mengenai keberangkatan ini disampaikan oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Mohamad Hekal, yang tengah mengemban tugas sebagai petugas haji di Arab Saudi. Mohamad Hekal mengapresiasi pilihan jalur yang diambil oleh Kepala BGN tersebut.
"Banyak yang bertanya beberapa hari ini ke mana Pak Dadan. Ternyata beliau sedang menunaikan ibadah haji reguler. Ini menarik karena beliau sebenarnya memiliki kemampuan untuk menggunakan fasilitas ONH Plus, tetapi memilih jalur reguler seperti masyarakat kebanyakan," ujar Mohamad Hekal, Sabtu (23/5/2026).
Menurut Mohamad Hekal, Dadan Hindayana memiliki kesempatan besar untuk memperoleh berbagai kemudahan serta fasilitas mewah selama di Tanah Suci. Kendati demikian, fasilitas untuk pejabat negara tersebut tidak diambil.
"Asal pejabat negara, saya lihat beliau memilih menjalani ibadah secara sederhana dan apa adanya bersama jamaah reguler lainnya," kata Mohamad Hekal.
Kesederhanaan Kepala BGN ini terlihat dari lokasi penginapan yang ditempatinya di Makkah. Penginapan tersebut merupakan hotel biasa yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Masjidil Haram.
"Fasilitas hotel yang didapat juga biasa saja. Jaraknya sekitar 5 kilometer dari Masjidil Haram. Bahkan kemarin beliau menuju Kabah menggunakan bus bersama jamaah lainnya," ujarnya.
Mohamad Hekal menilai bahwa sikap yang ditunjukkan oleh Dadan Hindayana dapat menjadi contoh baik di tengah sorotan publik terhadap gaya hidup para pejabat.
"Kesederhanaan seperti ini penting ditunjukkan pejabat publik. Jabatan tinggi tidak membuat beliau mengambil fasilitas berlebihan. Beliau tetap memilih menjalani proses sebagaimana masyarakat umum," kata Mohamad Hekal.
Berdasarkan data yang dihimpun, Dadan Hindayana telah bertolak menuju Tanah Suci pada 20 Mei 2026. Kepala BGN ini dijadwalkan tiba kembali di Indonesia pada 4 Juni 2026.