Kementerian Keuangan Ganjar Bank Mandiri Empat Penghargaan SBSN Terbaik 2025

Kementerian Keuangan Ganjar Bank Mandiri Empat Penghargaan SBSN Terbaik 2025
Foto: Ilustrasi Kementerian Keuangan Ganjar Bank Mandiri Empat Penghargaan SBSN Terbaik 2025.

Apresiasi besar diraih oleh Bank Mandiri atas kontribusinya dalam memperkuat pasar keuangan syariah serta mendorong inklusi investasi masyarakat. Dikutip dari Investortrust, bank berplat merah ini sukses memborong sejumlah penghargaan sebagai Dealer Utama Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Terbaik Tahun 2025 dari Kementerian Keuangan.

Apresiasi yang diperoleh mencakup empat kategori prestisius sekaligus. Bank Mandiri menyabet posisi Dealer Utama SBSN Terbaik Peringkat Pertama, Dealer Utama SBSN Terbaik di Pasar Perdana, Dealer Utama SBSN Terbaik di Pasar Sekunder, serta Dealer Utama SBSN Terbaik untuk Pelaksanaan Kuotasi.

Pemerintah memberikan penghargaan tersebut atas penilaian kinerja yang unggul. Bank Mandiri dinilai aktif dalam partisipasi di pasar perdana, memiliki peran kuat di pasar sekunder, konsisten menjalankan kuotasi, serta berkontribusi nyata menjaga stabilitas pasar SBSN berkelanjutan.

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi menjelaskan bahwa pencapaian ini membuktikan konsistensi perusahaan dalam memperluas akses investasi. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap pendanaan pembangunan melalui instrumen SBSN.

Guna mempertahankan performa tersebut, pengelolaan dilakukan melalui penguatan kapabilitas treasury dan inovasi produk investasi. Selain itu, perluasan jaringan distribusi SBSN terus digenjot untuk menjangkau masyarakat serta investor yang lebih luas.

"Penghargaan ini mencerminkan komitmen dan kerja keras seluruh tim Bank Mandiri dalam menghadirkan layanan terbaik bagi nasabah maupun pemerintah," ujar Ari, dalam keterangan resminya, Kamis (26/3/2026).

Berdasarkan data performa, penerbitan SBSN sepanjang tahun 2025 memang mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Nilai penerbitan melonjak menjadi Rp 237,9 triliun, dari pencapaian tahun 2024 yang berada di angka Rp 206,83 triliun.

Kenaikan data numerik tersebut menegaskan bahwa peran SBSN kian krusial bagi pemerintah. Instrumen ini menjadi salah satu penopang utama dalam pembiayaan pembangunan nasional.

Dalam posisinya sebagai Dealer Utama SBSN, Bank Mandiri memegang peran strategis untuk menyokong pembiayaan negara. Tugas ini dijalankan lewat keterlibatan aktif di pasar perdana serta menjaga likuiditas perdagangan di pasar sekunder.

Di samping itu, penyampaian kuotasi dilakukan secara konsisten demi terciptanya harga pasar yang wajar, transparan, dan efisien. Langkah ini terbukti efektif dalam menjaga kepercayaan pasar.

"Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi Bank Mandiri untuk senantiasa memberikan kinerja terbaik dan menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan," tutur Ari.

Menatap periode ke depan, Bank Mandiri berkomitmen memperkokoh sinergi sebagai mitra strategis pemerintah. Fokus utama diarahkan pada pengembangan ekosistem keuangan syariah dan pembiayaan negara.

Melalui modal jaringan distribusi yang luas serta tata kelola pasar profesional, target peningkatan kontribusi penerbitan SBSN optimistis dapat tercapai. Upaya ini diharapkan mampu memperdalam likuiditas pasar sekaligus menciptakan iklim keuangan syariah yang inklusif di Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi