Kemenperin Alihkan Penjualan Motor Bensin ke Pasar Ekspor

Kemenperin Alihkan Penjualan Motor Bensin ke Pasar Ekspor
Foto: Ilustrasi Kemenperin Alihkan Penjualan Motor Bensin ke Pasar Ekspor.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengonfirmasi rencana pemerintah untuk memfokuskan pasar domestik pada kendaraan roda dua berbasis listrik, sementara motor konvensional diarahkan sepenuhnya untuk pasar ekspor mulai Rabu (15/4/2026).

Kebijakan strategis ini diambil guna mempercepat era elektrifikasi di Indonesia sekaligus mengurangi ketergantungan nasional pada penggunaan bahan bakar fosil. Dilansir dari Detik Oto, langkah ini juga bertujuan agar industri otomotif lokal mulai beradaptasi dengan perubahan teknologi global.

Agus menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah menggodok regulasi teknis untuk mendorong produsen motor segera meningkatkan kapasitas produksi varian listrik. Fokus utama kebijakan ini adalah memastikan seluruh penjualan unit baru di dalam negeri berasal dari pabrik yang memproduksi motor listrik.

"Pemerintah sedang menyiapkan regulasi di mana nanti produsen-produsen motor listrik yang sudah ada di Indonesia itu segera menyiapkan secukupnya produksi motor listrik," ujar Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian, saat ditemui di Jakarta.

Meski penggunaan motor listrik didorong secara masif untuk konsumen lokal, pemerintah menegaskan tidak akan menghentikan produksi motor berbasis bahan bakar minyak (BBM). Unit-unit konvensional tersebut akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan mancanegara seperti wilayah Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Selatan.

Kementerian Perindustrian kini sedang menyusun peta jalan (roadmap) transisi tersebut dengan merujuk pada keberhasilan China dalam melakukan migrasi total ke kendaraan listrik. Agus menilai kesuksesan China menjadi bukti bahwa konversi energi di sektor transportasi roda dua sangat mungkin dilakukan.

Terkait dukungan bagi konsumen, pemerintah masih mendiskusikan skema stimulus atau insentif pembelian bersama Kementerian Keuangan. Hingga saat ini, besaran angka insentif yang akan diberikan kepada masyarakat yang beralih ke motor listrik masih dalam tahap pembahasan internal.

Artikel terkait

Rekomendasi