Kementerian Kesehatan memperluas jangkauan program Cek Kesehatan Gratis bagi ratusan mitra pengemudi ojek online di Kantor Gojek Kemang Timur, Jakarta, pada Kamis, 21 Mei 2026. Langkah ini diambil karena pekerja lapangan tersebut dinilai memiliki risiko tinggi terhadap berbagai penyakit kronis akibat pola kerja mereka.
Perluasan program ini dilakukan melalui kolaborasi bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, dengan menyediakan pemeriksaan kesehatan mulai dari pengecekan dasar hingga pemeriksaan mata. Dilansir dari Medcom, program nasional ini tercatat telah diikuti oleh 36 juta peserta secara nasional, dengan 1,86 juta peserta di antaranya berada di wilayah Jakarta.
Wakil Menteri Kesehatan Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D, menjelaskan bahwa pengemudi ojek online rentan terkena penyakit seperti hipertensi, pra-diabetes, hingga diabetes. Penyakit-penyakit tersebut dipicu oleh kondisi kerja yang menuntut mereka untuk menghabiskan banyak waktu dalam posisi duduk serta pola makan yang cenderung tidak teratur.
"Mereka punya faktor risiko tinggi. Banyak duduk (selama berkendara). Kemudian makannya juga tidak teratur," kata Prof. Dante.
Guna memberikan proteksi yang lebih komprehensif, layanan pemeriksaan ini diperluas dengan pemeriksaan lanjutan seperti rekam jantung (EKG), deteksi dini kanker serviks (IVA), donor darah, serta penyediaan obat-obatan. Prof. Dante menambahkan bahwa penanganan medis lanjutan tersebut kini sudah dapat didukung oleh fasilitas BPJS.
"Pemeriksaan kesehatan seperti ini jika dilakukan secara mandiri bisa memerlukan biaya sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta per orang, sehingga sayang apabila kesempatan ini tidak dimanfaatkan," papar Prof. Dante.
Pihak penyedia layanan transportasi daring menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan telah memulai kegiatan pemeriksaan sejak Februari 2026. Target jangkauan program akan diperluas ke 15 kota lain di Indonesia, termasuk wilayah Jabodetabek, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Medan, Lampung, Makassar, Balikpapan, dan Bali.
"Kami mendukung program pemerintah ini dan mendorong partisipasi aktif Mitra Driver," paparnya Catherine Hindra Sutjahyo, Wakil Direktur Utama & Deputi CEO GoTo Group.
Sebagai bentuk dukungan, perusahaan menyediakan fitur informasi lokasi fasilitas kesehatan seperti puskesmas di aplikasi mitra pengemudi, serta edukasi gaya hidup sehat melalui aplikasi Gopay. Integrasi sistem ini diharapkan dapat memudahkan para pekerja mengakses layanan kesehatan secara mandiri di wilayah masing-masing.
"Kami mohon teman-teman semuanya, mitra-mitra, untuk menggunakan ini. Di aplikasi mitra driver, di aplikasi gojeknya teman-teman mitra itu, sudah ada list-list lokasi-lokasi, ke mana saja bisa dilakukan, mendapatkan cek kesehatan gratis ini," lanjut Catherine.