Kemenhub Resmi Tambah 19 Unit Bus Trans Batam Terbaru, Mobilitas Jadi Makin Cepat

Kemenhub Resmi Tambah 19 Unit Bus Trans Batam Terbaru, Mobilitas Jadi Makin Cepat
Foto: Kemenhub Resmi Tambah 19 Unit Bus Trans Batam Terbaru, Mobilitas Jadi Makin Cepat. (Illustration by Pexels)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara resmi menambah 19 unit armada baru untuk bus Trans Batam. Langkah ini bertujuan memperkuat infrastruktur transportasi publik di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Irjen Pol Aan Suhanan, memimpin langsung peresmian armada tersebut. Ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Batam atas komitmennya membangun transportasi massal.

Aan menilai Batam telah menunjukkan keseriusan dalam berinvestasi di sektor transportasi publik. Investasi ini mencakup penambahan unit bus, penguatan koridor, hingga penyediaan akses ke pelabuhan dan bandara.

Menurutnya, langkah yang diambil Pemkot Batam merupakan progres yang sangat positif bagi mobilitas masyarakat. Pengembangan Trans Batam kini mengadopsi skema Buy The Service (BTS) sebagai bentuk kolaborasi strategis.

Skema BTS ini melibatkan kerja sama antara pemerintah daerah dengan pihak operator transportasi. Melalui sistem ini, pemerintah membeli layanan dari operator untuk menjamin kualitas transportasi publik.

Aan menjelaskan bahwa model kerja sama ini memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Pemerintah daerah terbantu dalam penyediaan layanan, sementara operator mendapatkan kepastian dalam menjalankan operasional mereka.

Suhar, selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Batam, menjelaskan urgensi penambahan armada ini. Ia menyebutkan ada dua tujuan utama di balik pengadaan 19 bus baru tersebut.

Fokus pertama adalah melakukan peremajaan terhadap unit bus lama yang sudah tidak optimal. Fokus kedua adalah memperluas jangkauan akses layanan agar lebih banyak masyarakat yang terlayani.

Saat ini, Trans Batam tercatat telah melayani total sembilan koridor di seluruh wilayah kota. Pemkot Batam menargetkan total armada akan terus bertambah hingga mencapai 52 unit pada tahun 2026 mendatang.

Rincian penempatan armada baru Trans Batam pada koridor strategis:

  • Koridor Jodoh - Batam Center: Mendapatkan tambahan sebanyak 5 unit bus baru.
  • Koridor Piayu - Batam Center: Mendapatkan alokasi sebanyak 6 unit armada.
  • Koridor Nongsa - Batam Center: Mendapatkan penambahan sebanyak 6 unit bus.
  • Koridor Sekupang - Batam Center: Diberikan tambahan sebanyak 1 unit armada.
  • Koridor Sekupang - Tanjung Uncang: Diberikan tambahan sebanyak 1 unit armada.

Penambahan armada pada jalur Nongsa-Batam Center memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Mulai 1 Juni, rute tersebut akan diintegrasikan langsung dengan layanan di Bandara Internasional Hang Nadim.

Suhar menambahkan bahwa sebagian bus baru akan menambah kapasitas angkut penumpang pada jam-jam sibuk. Sementara itu, unit lainnya akan menggantikan bus lama yang kondisinya sudah tidak layak beroperasi lagi.

Meskipun ada peningkatan kualitas dan penambahan armada, kebijakan tarif tetap menjadi prioritas pemerintah. Pemkot Batam berkomitmen mempertahankan tarif flat agar tetap terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.

Kategori Penumpang Tarif Perjalanan
Umum (Dewasa/Masyarakat Luas) Rp5.000
Pelajar (Siswa/Mahasiswa) Rp2.000

Tabel di atas menunjukkan besaran tarif resmi yang berlaku bagi penumpang bus Trans Batam saat ini. Harga tersebut dinilai masih sangat ekonomis untuk menunjang mobilitas harian warga di Kota Batam.

Di sisi lain, aspek digitalisasi pembayaran juga menjadi sorotan utama dalam pengembangan Trans Batam. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Rony Widijarto, menyambut baik inovasi sistem pembayaran non-tunai ini.

Rony mengungkapkan bahwa layanan Trans Batam kini telah mendukung fitur pembayaran menggunakan QRIS Tap. Teknologi ini memungkinkan proses transaksi menjadi jauh lebih cepat, praktis, dan aman bagi penumpang.

Sebelumnya, fitur QRIS Tap belum tersedia secara menyeluruh bagi para pengguna layanan bus. Kehadiran sistem ini dianggap sebagai bagian penting dari percepatan digitalisasi ekonomi di wilayah Kepulauan Riau.

Ia menekankan bahwa kemudahan pembayaran digital akan sangat membantu masyarakat dalam beraktivitas. Selain itu, penggunaan QRIS memastikan transparansi karena dana transaksi dapat langsung diterima oleh instansi terkait.

Dengan integrasi transportasi yang lebih baik dan kemudahan sistem pembayaran, diharapkan masyarakat semakin beralih ke transportasi umum. Hal ini menjadi kunci untuk menekan angka kemacetan dan mengoptimalkan layanan publik di Batam.

Artikel terkait

Rekomendasi