Kelangkaan Memori Tekan Pasar Smartphone Indonesia Tahun 2026

Kelangkaan Memori Tekan Pasar Smartphone Indonesia Tahun 2026
Foto: Ilustrasi Kelangkaan Memori Tekan Pasar Smartphone Indonesia Tahun 2026.

Pasar ponsel pintar di Indonesia diproyeksikan mengalami penurunan tajam hingga dua digit pada tahun 2026 akibat krisis pasokan komponen memori yang diperkirakan berlangsung hingga 2027. Kelangkaan ini memaksa para produsen untuk menyesuaikan strategi produksi dan harga jual guna menjaga keberlangsungan bisnis mereka.

Kekurangan komponen vital tersebut telah berdampak pada ekosistem industri seluler secara global dan merambah ke pasar domestik. Berdasarkan laporan dari International Data Corporation (IDC), kondisi ini mulai memberikan tekanan signifikan bagi para vendor dan jaringan distribusi sejak akhir tahun lalu.

"Dampaknya mulai terlihat menjelang akhir 2025, ketika baik kanal distribusi maupun vendor mulai mengalami kesulitan dalam mengamankan pasokan," kata Vanessa Aurelia, Research Analyst Devices Research IDC Indonesia kepada Bisnis pada Kamis (23/4/2026).

Keterbatasan suplai ini dilansir dari Teknologi secara langsung memicu lonjakan biaya produksi yang berdampak pada harga jual ke konsumen. Data awal dari IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker menunjukkan pengiriman smartphone global merosot 4,1 persen secara tahunan menjadi 289,7 juta unit pada kuartal I/2026.

Vanessa Aurelia menjelaskan bahwa kenaikan biaya produksi atau bill of materials (BOM) membuat harga jual rata-rata perangkat di Indonesia meningkat signifikan. Situasi ini terjadi karena ketidakmampuan vendor untuk terus menyerap kenaikan harga komponen secara internal.

"Hal ini semakin menekan vendor, karena kenaikan biaya input tidak hanya membatasi produksi, tetapi juga berkontribusi terhadap kenaikan harga perangkat di pasar," kata Vanessa.

Segmen ponsel murah atau entry-level dengan harga di bawah US$200 dilaporkan sebagai kelompok yang paling terdampak karena sensitivitasnya terhadap fluktuasi biaya. Sejumlah produsen asal China mulai melakukan penghematan besar-besaran untuk mengantisipasi penurunan volume pengiriman yang berkelanjutan.

Di pasar global, Samsung dan Apple menjadi dua pemain utama yang berhasil mencatat pertumbuhan tipis di tengah kontraksi pasar. Sebaliknya, vendor seperti Xiaomi, OPPO, dan vivo mengalami penurunan pengiriman yang cukup dalam seiring strategi mereka mengurangi distribusi model lama.

Data Pengiriman Smartphone Global Kuartal I/2026
PeringkatVendorPengiriman (Juta Unit)Pangsa PasarPertumbuhan Tahunan
1Samsung62,821,7%3,6%
2Apple61,121,1%3,3%
3Xiaomi33,811,7%-19,1%
4OPPO30,710,6%-9,9%
5vivo21,27,3%-6,8%

Meskipun pasar umum melesu, beberapa merek seperti HONOR mencatatkan pertumbuhan agresif melalui ekspansi internasional. IDC mencatat adanya pergeseran tren di mana vendor lebih fokus pada perangkat harga tinggi untuk mengamankan margin keuntungan di tengah kenaikan biaya komponen.

Artikel terkait

Rekomendasi