Kekayaan Seskab Teddy Indra Wijaya Tembus Rp20 Miliar Tanpa Beli Mobil Baru

Kekayaan Seskab Teddy Indra Wijaya Tembus Rp20 Miliar Tanpa Beli Mobil Baru
Foto: Ilustrasi Kekayaan Seskab Teddy Indra Wijaya Tembus Rp20 Miliar Tanpa Beli Mobil Baru.

Total kekayaan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dilaporkan mengalami lonjakan signifikan hingga menembus angka Rp20 miliar. Dilansir dari Suara, kenaikan harta mantan ajudan presiden ini mencapai Rp4,7 miliar dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru, peningkatan aset tersebut didominasi oleh pertumbuhan nilai tanah, bangunan, serta simpanan kas. Namun, sebuah anomali terlihat pada sektor transportasi di mana Teddy memilih tidak menambah koleksi kendaraan barunya.

LHKPN per 31 Desember 2025 mencatat total aset Teddy berada di angka Rp20.116.632.669. Nilai ini melesat dibandingkan laporan tahun 2024 yang sebelumnya berjumlah Rp15,3 miliar.

Harta bergerak lainnya mencatatkan lonjakan paling tajam dengan nilai lebih dari Rp3 miliar. Selain itu, sektor kas dan setara kas juga mengalami penambahan hampir satu miliar rupiah dalam periode yang sama.

Aset properti berupa tanah dan bangunan milik Teddy yang tersebar di wilayah Sragen, Minahasa, hingga Bekasi turut merangkak naik. Penyesuaian harga pasar membuat valuasi properti tersebut terapresiasi total sebesar Rp845 juta.

Meskipun kondisi finansialnya meningkat pesat, Teddy tetap mempertahankan selera otomotif yang cenderung sederhana bagi seorang pejabat negara. Ia tetap setia mengandalkan tiga unit mobil jenis sport utility vehicle (SUV) lawas sebagai kendaraan utama.

Dalam daftar aset transportasinya, tercatat satu unit Toyota Land Cruiser rakitan tahun 2014. Selain itu, terdapat Toyota Fortuner produksi tahun 2015 yang digunakan untuk mendukung aktivitas harian.

Tunggangan paling senior yang dimiliki Teddy adalah Honda CR-V buatan tahun 2010. Laporan resmi dari lembaga antirasuah menegaskan bahwa seluruh kendaraan tangguh tersebut diperoleh dari hasil sendiri.

Keputusan untuk tetap menggunakan kendaraan lama membawa konsekuensi pada penurunan nilai aset akibat depresiasi harga pasar. Hal ini tergambar jelas dalam dokumen kekayaan yang dilaporkan ke KPK.

Rincian Penyusutan Nilai Aset Otomotif

Pada laporan tahun 2024, nilai gabungan dari ketiga mobil tersebut masih berada di angka Rp1,33 miliar. Namun, setahun kemudian, valuasinya merosot menjadi Rp1,21 miliar karena faktor usia kendaraan.

Taksiran nilai Toyota Land Cruiser tercatat turun Rp35 juta dalam setahun, sementara Toyota Fortuner menyusut Rp40 juta. Penurunan nilai paling besar dialami oleh Honda CR-V yang anjlok hingga Rp45 juta.

Sikap Teddy yang merawat mobil berusia 10 hingga 15 tahun di tengah kepemilikan harta puluhan miliar dianggap memberikan kesan profil rendah. Hingga saat ini, belum ada indikasi sang Seskab akan beralih ke kendaraan model terbaru.

Rincian Harta Kekayaan Teddy Indra Wijaya Berdasarkan LHKPN 2025
Jenis AsetNilai Perolehan (Rp)
9.045.000.0001.210.000.000
7.712.100.0000
2.149.532.6690
020.116.632.669

Artikel terkait

Rekomendasi