Total kekayaan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengalami lonjakan signifikan. Meski demikian, nilai taksiran dari deretan koleksi kendaraan pribadinya justru tercatat mengalami penurunan.
Berdasarkan perbandingan dua dokumen pelaporan LHKPN terbaru miliknya yang dikutip dari Suara, harta kekayaan Gibran meningkat sebesar Rp1,61 miliar. Total asetnya melesat dari Rp25,27 miliar menjadi Rp26,88 miliar tanpa memiliki catatan utang sama sekali.
Namun, nilai total pada aset transportasi milik Gibran mengalami depresiasi sebesar Rp25,5 juta. Taksiran isi garasi tersebut turun secara berkala dari angka Rp312 juta menjadi Rp286,5 juta, walaupun unit kendaraan yang terdaftar tidak mengalami perubahan.
Isi garasi Gibran saat ini dihuni oleh dua unit Toyota Avanza dan satu unit Daihatsu Gran Max. Pada laporan LHKPN teranyar, nilai ketiga unit mobil operasional tersebut masing-masing tercatat sebesar Rp75 juta, Rp50 juta, dan Rp55 juta.
Jika melihat data pada tahun sebelumnya, nilai masing-masing kendaraan tersebut berada di angka Rp85 juta, Rp55 juta, dan Rp60 juta. Hal ini menunjukkan adanya penyusutan nilai masing-masing sebesar Rp5 juta.
Kondisi penurunan nilai pada ketiga mobil ini menjadi bukti hukum mutlak bahwa kendaraan yang digunakan untuk operasional harian pasti mengalami depresiasi. Menempatkan mobil harian murni sebagai alat bantu mobilitas produktif dapat menjadi solusi.
Penggunaan yang mengutamakan fungsi serta kemudahan ketersediaan suku cadang juga penting dilakukan. Langkah ini dapat menekan biaya perawatan operasional kendaraan secara berkala.
Daya Tahan Harga Isuzu Panther dan Motor Klasik
Di sisi lain, harga Isuzu Panther tahun 2012 milik Gibran hanya mengalami penurunan tipis sebesar Rp5 juta. Kendaraan bermesin diesel legendaris ini membuktikan adanya anomali di dalam pasar otomotif.
Spesifikasi kendaraan yang terkenal tahan banting sering kali memiliki batas bawah harga yang jauh lebih kuat di pasaran. Memilih tipe mobil yang tangguh menjadi taktik rasional untuk meredam kerugian finansial jangka panjang.
Sementara itu, penyusutan nilai di dalam laporan resmi sering kali hanya berupa pencatatan administratif tahunan. Faktanya, beberapa aset kendaraan hobi milik Gibran sama sekali tidak mengalami penurunan harga.
Aset motor Royal Enfield tahun 2017 senilai Rp40 juta dan Honda CB-125 tahun 1974 seharga Rp5 juta miliknya tercatat tetap stabil. Menyimpan motor klasik atau kendaraan hobi menjadi rasionalitas investasi yang dinilai menguntungkan.
Nilai emosional yang tinggi serta besarnya permintaan dari para kolektor kerap membuat harga kendaraan hobi kebal terhadap penyusutan pasar.