Kebakaran Beruntun Hanguskan Ruko dan Bengkel di Jakarta Barat

Kebakaran Beruntun Hanguskan Ruko dan Bengkel di Jakarta Barat
Foto: Ilustrasi Kebakaran Beruntun Hanguskan Ruko dan Bengkel di Jakarta Barat.

Dua peristiwa kebakaran melanda kawasan Jakarta Barat pada Sabtu malam dan Minggu dini hari, 2 Mei 2026, yang menghanguskan bangunan ruko, rumah tinggal, hingga bengkel las. Insiden ini terjadi secara beruntun di wilayah Kalideres dan Grogol Petamburan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa pertama dilaporkan melanda area Pasar Nangka, Kayu Besar, Tegal Alur, Kalideres pada Minggu dini hari. Sebagaimana dilansir dari Megapolitan, kobaran api merusak satu unit ruko dua lantai serta satu bangunan rumah yang terletak tepat di belakangnya.

Kepala Sektor Pemadam Kebakaran Kalideres, Ponco Wiyanto, memberikan rincian mengenai dampak kerusakan fisik akibat amukan si jago merah tersebut.

"Ada dua bangunan yang terbakar. Satu ruko dua lantai, yang terbakar lantai dua, lantai bawahnya aman. Satu lagi rumah di belakangnya, terbakar habis," kata Ponco di Jakarta, Minggu, dikutip dari Antara.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa api berasal dari area rumah tinggal di belakang ruko yang diduga dipicu oleh masalah kelistrikan pada perangkat elektronik.

"Nanti akan didalami oleh pihak berwajib," kata Ponco.

Beberapa jam sebelumnya, kebakaran hebat juga melalap dua bangunan bengkel bubut mesin dan las di Jalan Jelambar Sakti, Grogol Petamburan pada Sabtu malam. Sebanyak 13 unit mobil pemadam dengan 65 personel dikerahkan untuk melokalisir api di lokasi tersebut.

Seorang pekerja bengkel, Nurochman, menjelaskan bahwa upaya pemadaman mandiri sempat dilakukan sebelum api merambat cepat ke seluruh area bangunan.

"Awalnya ini di kasur, mercik dari listrik. Disiram pakai air enggak bisa (padam), pakai alat pemadam api ringan (APAR) juga udah habis, jadi enggak ketolong," kata Nurochman.

Meskipun seluruh pekerja dilaporkan selamat, sejumlah barang berharga milik penghuni bengkel tidak sempat dievakuasi saat api membesar.

"Kita yang di sini tiga orang, selamat semua. Tapi kayak uang sama dompet enggak selamat," ujarnya.

Pihak berwenang saat ini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kedua insiden tersebut. Tim terkait juga sedang melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian materiil yang dialami para korban.

Artikel terkait

Rekomendasi