Empat bangunan gudang di Kompleks Pergudangan Miami, Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, ludes terbakar pada Senin (11/5/2026) malam. Insiden yang dilaporkan terjadi mulai pukul 20.06 WIB tersebut diduga dipicu oleh ledakan dari salah satu gudang penyimpanan barang elektronik.
Kobaran api yang sangat besar merembet cepat ke bangunan di sekitarnya, sebagaimana dilansir dari Megapolitan. Sebanyak 100 personel pemadam kebakaran dikerahkan guna memadamkan api yang memicu asap hitam pekat serta rentetan letupan kecil akibat korsleting listrik di lokasi kejadian.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menjelaskan bahwa tim pertama tiba di lokasi sekitar 17 menit setelah menerima laporan dari warga setempat.
ÔÇ£Terima informasi dari warga pukul 20.06 WIB, objek gudang yang terbakar di Kompleks Pergudangan Miami. Pengerahan awal unit dari Sektor Penjaringan, tiba di lokasi pukul 20.23 WIB,ÔÇØ kata Kahfi dalam keterangan tertulisnya.
Upaya pemadaman sempat mengalami hambatan serius ketika petugas mendengar tiga kali ledakan besar dari dalam bangunan sekitar pukul 21.02 WIB. Kondisi tersebut memaksa petugas menarik diri sementara demi keamanan sebelum akhirnya bisa kembali merangsek masuk ke titik api pada pukul 21.40 WIB.
Ketua RW 01 Tegal Alur, Madi, mengonfirmasi bahwa seluruh bangunan yang terdampak merupakan tempat penyimpanan barang logistik atau ekspedisi, bukan merupakan fasilitas produksi.
ÔÇ£Ya itu gudang paket, empat gudang itu gudang paket. Apakah itu Shopee atau JNE saya kurang jelas, yang jelas gudang paket,ÔÇØ ucap Madi.
Madi memastikan tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini lantaran para pekerja yang sedang berada di lokasi berhasil mengevakuasi diri dengan cepat. Petugas juga menggunakan pasokan air dari Kali Semonggol untuk mempercepat penanganan.
ÔÇ£Untuk sementara belum ada, korban belum ada. Alhamdulillah kebetulan pemadam kan dekat nih, sehingga cepat ditangani dari pemadam. Cuma memang saat ini api belum padam,ÔÇØ ujar Madi.
Mengenai ketersediaan air di lapangan, Madi menambahkan bahwa lokasinya sangat terbantu oleh keberadaan aliran kali di sekitar kompleks tersebut.
ÔÇ£Sumber air diambil dari Kali Semonggol. Kebetulan dekat juga dari sini, enggak jauh,ÔÇØ kata Madi.
Seorang warga sekitar bernama Rudi (42) menyatakan bahwa kepulan asap mulai terlihat sejak pukul 19.40 WIB. Informasi yang ia himpun dari pekerja menyebutkan bahwa kebakaran bermula dari gudang elektronik saat aktivitas lembur sedang berlangsung.
ÔÇ£Jadi menurut pekerja di sana, awalnya itu dari yang elektronik, ekspedisi. Terus nyamber ke sebelahnya, dia berkali-kali ledakan enggak kehitung,ÔÇØ kata Rudi.
Rudi mengungkapkan kesaksian dari para pekerja yang sempat mendengar rentetan suara keras sebelum api muncul dan membesar dari arah samping bangunan.
ÔÇ£Menurut keterangan saksi saat sedang lembur sekitar pukul 20.00 WIB mendengar lima kali suara ledakan dari gudang penyimpanan elektronik, kemudian saksi melihat asap dari sisi samping gudang elektronik,ÔÇØ ujar Rudi.