Sebuah gudang penyimpanan oli di Jalan Kamal Lama, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, dilahap si jago merah pada Rabu (6/5/2026) malam. Insiden yang menghanguskan bangunan seluas 1.200 meter persegi ini diduga kuat terjadi akibat kegagalan instalasi listrik atau korsleting.
Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa api pertama kali muncul setelah adanya laporan gangguan pada sistem kelistrikan di lokasi kejadian. Berdasarkan laporan awal yang dilansir dari Megapolitan, percikan api menyambar material mudah terbakar di dalam gudang.
"Dugaan penyebab fenomena listrik. Saat melintas, karyawan melihat ledakan di panel listrik," katanya Gatot Sulaeman, Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara.
Ledakan dari panel tersebut dengan cepat merambat ke drum-drum berisi oli yang tersimpan di dalam ruangan. Kondisi ini menyebabkan kobaran api membesar dengan cepat sebelum akhirnya petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
Gulkarmat Jakarta Utara menerima informasi kebakaran pada pukul 22.25 WIB dan mengerahkan tim yang tiba sepuluh menit kemudian. Sebanyak 22 unit mobil pemadam beserta 100 personel diterjunkan guna menjinakkan api agar tidak merambat ke bangunan di sekitarnya.
Upaya lokalisir api berhasil dilakukan pada pukul 23.42 WIB, yang dilanjutkan dengan fase pendinginan sesaat sebelum pergantian hari. Petugas baru benar-benar merampungkan seluruh proses pemadaman pada dini hari berikutnya.
"Akhir pemadaman pukul 02.05 WIB. Situasi pemadaman telah selesai dan dapat ditangani petugas," ucap Gatot Sulaeman, Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara.
Peristiwa ini mengakibatkan kerugian material yang signifikan bagi pemilik gudang. Gatot menyebutkan bahwa estimasi kerusakan mencapai angka ratusan juta rupiah berdasarkan pendataan awal di lapangan.
"Kerugian kurang lebih Rp 550.000.000," ungkap Gatot Sulaeman, Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara.
Meski mengalami kerugian finansial yang besar, otoritas memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Empat orang yang berada di area gudang saat kejadian dilaporkan berhasil diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran.