Tiga bangunan di kawasan Pergudangan Miami, Jalan Rawa Melati A, Kalideres, Jakarta Barat, ludes dilahap si jago merah pada Senin (11/5/2026) malam. Insiden yang dilaporkan oleh Megapolitan ini memaksa pengerahan seratus personel pemadam kebakaran untuk menjinakkan api yang terus membesar sejak pukul 19.40 WIB.
Asap hitam pekat terpantau membumbung tinggi di lokasi kejadian hingga pukul 21.00 WIB disertai letupan-letupan dari dalam area bangunan. Petugas di lapangan menemui kendala saat mencoba masuk karena adanya kilatan cahaya yang diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik di dalam gedung.
Upaya pemadaman sempat terhambat ketika tiga kali letupan besar terdengar pada pukul 21.02 WIB yang memaksa petugas pemadam kebakaran untuk memundurkan posisi mereka. Kejadian tersebut mengakibatkan api semakin meluas dan mulai merambat ke dinding gudang yang berada di sisi sampingnya, sementara warga diimbau menjauh.
Seorang saksi mata di lokasi kejadian memberikan keterangan mengenai titik awal kemunculan api yang diduga berasal dari salah satu pabrik alat tulis sebelum merembet ke area penyimpanan lainnya.
"Awalnya warga lagi aktivitas biasa, terus ngeliat ada asap dan keliatan api, akhirnya pada ke sini," ucap Rudi kepada Kompas.com di lokasi, Senin malam.
Menurut penuturan Rudi, kobaran api tersebut menjalar cepat dari sebuah pabrik pengolah bahan kimia ke fasilitas logistik yang berada di dekatnya.
"Awalnya dari tipe-x, kan banyak kimianya itu. Terus nyamber ke gudang Shopee, dia berkali-kali ledakan enggak kehitung," ujarnya.
Hingga saat ini, sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi untuk memutus perambatan api. Upaya pendinginan masih terus dilakukan oleh petugas guna mengantisipasi adanya titik api baru di tengah tumpukan material gudang yang mudah terbakar.