Kebakaran Gedung Binus Anggrek Picu Kemacetan Parah di Rawa Belong

Kebakaran Gedung Binus Anggrek Picu Kemacetan Parah di Rawa Belong
Foto: Ilustrasi Kebakaran Gedung Binus Anggrek Picu Kemacetan Parah di Rawa Belong.

Arus lalu lintas di sekitar Jalan Rawa Belong, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat sempat mengalami kemacetan total. Kondisi ini terjadi akibat insiden kebakaran yang melanda kampus Bina Nusantara (Binus) Anggrek, seperti dilansir dari Megapolitan.

Hambatan kendaraan terjadi lantaran sekitar empat unit mobil pemadam kebakaran harus memarkirkan armadanya di tepi jalan. Ruas Jalan Rawa Belong yang hanya dapat menampung dua lajur kendaraan dari arah berlawanan membuat mobil yang melintas terpaksa menggunakan jalur kanan secara bergantian.

Penumpukan kendaraan dilaporkan mengular hingga sepanjang 1 kilometer, baik yang mengarah ke Palmerah maupun menuju Kebon Jeruk. Keadaan diperparah oleh arus kendaraan yang keluar dari Kampus Binus Syahdan sehingga menyumbat area persimpangan antara Jalan Kyai H. Syahdan dan Jalan Rawa Belong.

Kendati demikian, sekitar pukul 10.50 WIB, operasi pemadaman mulai selesai dan armada pemadam berangsur meninggalkan lokasi. Beberapa unit mobil pemadam tetap disiagakan di dekat posko pendataan pada area parkir guna menyelesaikan proses penguraian serta penyisiran.

Saat ini, pintu gerbang utama kampus Binus Anggrek terpantau ditutup rapat dan mendapatkan pengamanan ketat dari pihak sekuriti.

Kasie Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengonfirmasi bahwa penanganan oleh petugas telah memasuki fase akhir dan lokasi dipastikan aman dari risiko perambatan.

"Saat ini kondisi sudah mendekati aman. Api lokalisir sekitar pukul 08.00 WIB, pendinginan selesai 09.00 WIB dan sekarang sedang tahap overhaul (penguraian) bara-bara api," kata Syaiful kepada Kompas.com di lokasi, Jumat.

Sumber api diketahui berasal dari area ruang auditorium yang berada di lantai 5 gedung kampus tersebut. Syaiful menegaskan bahwa dampak kebakaran hanya melokalisasi ruangan auditorium dan tidak menyebar ke ruangan lain di sekitarnya.

Meski begitu, sejumlah personel pemadam kebakaran tetap melakukan penyisiran ke setiap lantai bangunan untuk mendeteksi potensi kemunculan titik api baru.

"Situasinya saat ini sudah proses overhaul (penguraian). Jadi kita sudah nyisir semua yang terbakar di ruang auditorium. Jadi kita sudah cek semuanya. Pendinginan sudah lewat, tinggal overhaul, masih ada sedikit-sedikit bara yang kita harus padamkan," jelas Syaiful.

Terkait penyebab pasti peristiwa kebakaran ini, pihaknya menyerahkan proses investigasi lebih lanjut kepada aparat kepolisian yang sudah bersiaga di tempat kejadian. Kebakaran itu sendiri dilaporkan pada pukul 05.30 WIB, dan petugas pemadam Jakarta Barat tiba di lokasi pukul 05.40 WIB.

Dampak dari peristiwa ini membuat aktivitas akademis di kampus Binus Anggrek langsung dialihkan menjadi sistem pembelajaran daring. Salah seorang mahasiswa bernama Jason (20) membagikan informasi mengenai perubahan jadwal kuliah tersebut.

"Harusnya kelas jam 07.20 WIB, akhirnya dialihkan ke Zoom, online doang sampai jam 09.00 WIB. Pokoknya diumumin kalau kampus tuh ada kebakaran, terus langsung disaranin buat pakai online Zoom meeting gitu," kata Jason kepada Kompas.com.

Hal serupa juga disampaikan oleh Morio (20), mahasiswa jurusan Computer Science yang sedianya datang ke kampus bukan untuk kuliah reguler, melainkan mengikuti program pelatihan. Saat tiba di lokasi, ia mendapati area kampus sudah dipadati warga dan petugas.

"Awalnya sih sebenernya saya ada jadwal training hari ini, gak ada jadwal kelas. Cuma pas baru nyampe sini kok langsung rame, kebakaran nih," kata Morio.

Morio langsung memeriksa pesan di telepon selulernya dan melihat pemberitahuan massal mengenai status perkuliahan.

"Nah langsung dapetlah info di WA-WA (WhatsApp) dan grup Discord angkatan, katanya langsung di-online-kan yang kelas gitu," kata dia.

Karena sudah terlanjur sampai di lokasi, Morio memilih untuk tetap bertahan di sekitar area luar kampus guna menunggu informasi selanjutnya mengenai kepastian jadwal pelatihan siangnya.

Artikel terkait

Rekomendasi