Kebakaran Beruntun Hanguskan Tiga Gudang di Jakarta dalam Dua Pekan

Kebakaran Beruntun Hanguskan Tiga Gudang di Jakarta dalam Dua Pekan
Foto: Ilustrasi Kebakaran Beruntun Hanguskan Tiga Gudang di Jakarta dalam Dua Pekan.

Tiga gudang berisi material mudah terbakar di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara hangus terbakar dalam dua pekan terakhir, yang memicu proses pemadaman berlangsung lama dilansir dari Megapolitan.

Peristiwa terbaru melanda sebuah gudang plastik di Jalan Peternakan Raya, Gang Semut, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB yang belum sepenuhnya padam hingga Selasa (19/5/2026) siang.

Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran beserta armada Bronto Skylift dikerahkan ke lokasi untuk menyemprotkan air ke titik bara di dalam tumpukan material.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Syaiful Kahfi menjelaskan bahwa banyaknya material plastik di dalam gedung menjadi kendala utama petugas.

"Tumpukan barangnya banyak jadi kita masih proses ini. Karena kan apinya ini, barangnya plastik, kalau kita semprotin juga enggak nembus sampai ke bawah gitu," ujar Syaiful Kahfi, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat.

Pihak pemadam kebakaran saat ini juga tengah melakukan koordinasi dengan pemilik gedung untuk mendatangkan alat berat berupa ekskavator demi membantu kelancaran proses pendinginan.

Sebelum insiden tersebut, kebakaran besar yang disertai rentetan ledakan juga menghanguskan empat gudang di kompleks Pergudangan Miami, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5/2026) malam.

Salah satu bangunan yang terbakar merupakan tempat penyimpanan freon sehingga api sulit dikendalikan akibat bercampur bahan kimia beracun.

Sudin Gulkarmat Jakarta Barat dan Jakarta Utara mengerahkan 25 unit mobil pemadam serta 125 personel gabungan untuk mengatasi kebakaran yang baru selesai dipadamkan setelah 21 jam pada Selasa (12/5/2026) sore.

Sementara itu, kebakaran akibat dugaan korsleting listrik melanda gudang oli seluas 1.200 meter persegi di Jalan Kamal Lama, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Rabu (6/5/2026) malam.

Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara Gatot Sulaeman menyebutkan percikan api dari panel listrik menyambar drum oli setelah karyawan melihat adanya ledakan.

"Dugaan penyebab fenomena listrik. Saat melintas, karyawan melihat ledakan di panel listrik," kata Gatot Sulaeman, Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara.

Petugas yang menerima laporan pada pukul 22.25 WIB mengerahkan 22 unit mobil pemadam serta 100 personel, hingga api berhasil dipadamkan pada Kamis (7/5/2026) dini hari pukul 02.05 WIB.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat 1.653 kasus kebakaran di Jakarta sepanjang 2023 hingga 2024, dengan wilayah tertinggi berada di Jakarta Timur sebanyak 440 kasus dan Jakarta Barat 407 kasus.

Korsleting listrik menjadi penyebab paling dominan yang memicu kebakaran di ibu kota dengan total 1.148 kasus atau mencapai sekitar 69,5 persen dari seluruh kejadian.

Kepala Disaster Risk Reduction Center (DRRC) Universitas Indonesia Prof. Fatma Lestari memaparkan bahwa mayoritas peristiwa kebakaran terjadi saat tingkat kewaspadaan warga menurun.

"Titik api biasanya berasal dari ruang keluarga atau dapur, akibat kelalaian atau sistem kelistrikan yang tak aman," ujar Prof. Fatma Lestari, Kepala Disaster Risk Reduction Center (DRRC) Universitas Indonesia.

Menurut Fatma, faktor sosial dan kondisi pemukiman padat yang menggunakan instalasi listrik seadanya turut andil dalam meningkatkan risiko kebakaran di wilayah Jakarta.

Artikel terkait

Rekomendasi