Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah bengkel sepeda motor dan warung sembako di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Insiden yang terjadi pada Sabtu (30/5) sore tersebut merenggut nyawa seorang perempuan muda.
Kobaran api dilaporkan menghanguskan bangunan dengan sangat cepat di tengah aktivitas warga setempat. Masyarakat di sekitar lokasi kejadian sempat berupaya membantu memadamkan api dan menyelamatkan beberapa barang berharga milik korban.
Daftar barang yang sempat diselamatkan warga dari lokasi kebakaran:
- Beberapa unit sepeda motor yang berada di dalam bengkel.
- Alat teknis berupa kompresor milik pemilik bengkel.
- Berbagai macam perabot rumah tangga yang berhasil dikeluarkan tepat waktu.
Upaya penyelamatan barang tersebut dilakukan secara gotong royong sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Warga bergerak cepat demi meminimalisir kerugian materiil akibat amukan si jago merah.
Penanganan oleh Petugas Pemadam Kebakaran
Amirudin, selaku Komandan Pleton (Danton) Mako Curug BPBD Kabupaten Tangerang, menjelaskan bahwa pihaknya merespons laporan warga melalui layanan call center. Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani situasi tersebut.
Berikut adalah detail pengerahan personel dan armada pemadam kebakaran:
| Kategori Penanganan | Jumlah / Keterangan |
|---|---|
| Personel Lapangan | 12 Orang Personel BPBD |
| Armada Mobil Damkar | 2 Unit Mobil Pemadam |
| Durasi Pemadaman | Sekitar 10 Menit |
Tabel di atas menunjukkan bahwa proses pemadaman berlangsung cukup singkat dan efisien tanpa kendala berarti. Namun, petugas menemukan fakta memilukan setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Petugas menemukan seorang perempuan berusia sekitar 19 tahun dalam kondisi meninggal dunia di dalam bangunan. "Korban ditemukan berada di area kamar mandi pada saat proses penyisiran dilakukan," tutur Amirudin.
Proses Evakuasi dan Penyelidikan Lanjut
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Balaraja guna menjalani prosedur autopsi. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan terkait identitas lengkap korban tersebut.
Mengenai pemicu kebakaran, pihak BPBD maupun kepolisian belum bisa memberikan keterangan pasti. Penyelidikan mendalam masih berlangsung dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti di tempat kejadian perkara.
Kepolisian berkomitmen untuk mengungkap penyebab utama musibah ini sesegera mungkin. Area bengkel dan warung kini telah dipasangi garis polisi untuk menjaga lokasi agar tetap steril selama proses investigasi.