Proses pemadaman kebakaran yang menghanguskan bangunan di Asrama Polri Ciledug, Jalan Bhayangkara, Sudimara Barat, Kota Tangerang, mulai memasuki tahap akhir pada Kamis (16/4/2026) malam. Api dilaporkan berangsur padam setelah sempat berkobar hebat sejak sore hari.
Situasi di lokasi kejadian pada pukul 19.41 WIB menunjukkan kobaran api sudah tidak lagi terlihat di permukaan bangunan. Meski demikian, kepulan asap tebal masih muncul dari beberapa titik bangunan yang telah hangus dilalap si jago merah, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Upaya penanganan saat ini difokuskan pada tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi potensi api yang tersembunyi di bawah puing-puing. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengonfirmasi status terkini penanganan di lapangan.
"Masih proses pendinginan," ujar Andia S Rahman, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran tetap disiagakan di lokasi untuk menyemprotkan air ke pusat-pusat panas. Langkah ini diambil secara intensif guna mencegah munculnya kembali titik api dari sisa-sisa reruntuhan bangunan asrama tersebut.
Dalam proses penanganan ini, masyarakat sekitar juga turut memberikan bantuan secara swadaya di titik-titik yang masih berasap. Warga terpantau menggunakan alat sederhana seperti ember dan gayung untuk memadamkan sisa bara yang masih menyala di sekitar mereka.
"Itu masih ada baranya yang nyala," kata salah satu warga kepada kerabatnya.
Puing-puing material bangunan tampak berserakan di sekitar lokasi musibah dengan aroma hangus yang masih menyengat. Area tersebut kini dipadati oleh penghuni asrama dan warga yang ingin melihat langsung proses evakuasi dan penanganan sisa kebakaran.
Personel kepolisian pun dikerahkan untuk menjaga ketat keamanan di sekitar lokasi guna membatasi akses masyarakat agar tidak mengganggu kerja petugas. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api maupun total kerugian material akibat insiden ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.