Kawan Lama Group Perkuat Strategi Omnichannel Hadapi Perubahan Konsumen

Kawan Lama Group Perkuat Strategi Omnichannel Hadapi Perubahan Konsumen
Foto: Ilustrasi Kawan Lama Group Perkuat Strategi Omnichannel Hadapi Perubahan Konsumen.

Kawan Lama Group memperkuat penetrasi pasar melalui strategi omnichannel guna merespons pergeseran perilaku belanja konsumen ke platform digital yang terjadi secara masif pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan dengan mengintegrasikan toko fisik dengan kanal penjualan daring pada Senin (11/5/2026).

Perusahaan ritel yang membawahi Informa hingga AZKO ini menyiapkan dua jalur utama untuk mendukung transformasi tersebut. Strategi ini mencakup pengembangan platform e-commerce internal serta perluasan kehadiran produk di berbagai marketplace eksternal guna mempermudah akses bagi pelanggan.

Adeline Ausy Setiawan selaku Strategic Marketing Services Director Kawan Lama Group menjelaskan bahwa tren membandingkan harga secara digital kini menjadi perilaku yang lumrah bagi seluruh konsumen ritel saat ini.

"Karena banyak konsumen yang melakukan aktivitas secara digital, terutama untuk membandingkan harga. Ini tidak terhindarkan. Oleh karena itu kami siapkan omnichannel, kami siapkan dua kanal. Ada Ruparupa dan kami juga memastikan produk kami tersedia di e-commerce," kata Adeline, Senin (11/5/2026).

Meskipun aktivitas digital meningkat, Adeline menyebutkan penjualan melalui gerai luring tetap mendominasi, terutama untuk produk furnitur yang membutuhkan pemeriksaan fisik secara langsung. Dilansir dari Ekonomi, ketahanan strategi ini tercermin pada capaian positif unit bisnis grup tersebut.

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (ACES) melalui merek AZKO membukukan kenaikan penjualan bersih sebesar 10,1 persen secara tahunan menjadi Rp2,35 triliun pada kuartal I/2026. Laba tahun berjalan perusahaan tersebut juga terpantau melonjak hingga 18,3 persen mencapai Rp163,59 miliar.

Gregory S. Widjaja sebagai Direktur Aspirasi Hidup Indonesia memberikan penegasan mengenai faktor pendorong di balik pertumbuhan signifikan kinerja keuangan perseroan pada periode awal tahun ini.

"Kinerja ini turut diperkuat oleh momentum Ramadan dan Idulfitri yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, serta tercermin dari peningkatan kualitas transaksi," ujar Gregory, Jumat (1/5/2026).

Pertumbuhan penjualan toko yang sama (SSSG) ACES mencapai 4,3 persen dengan kontribusi terbesar berasal dari wilayah Jakarta dan Jawa. Selain itu, ekspansi gerai baru di luar Pulau Jawa memberikan dampak solid terhadap total pendapatan perusahaan secara keseluruhan.

Hingga akhir Maret 2026, ACES telah menambah empat gerai baru yang terdiri dari dua toko AZKO dan dua toko NEKA. Secara total, jaringan perseroan kini mencakup 267 toko AZKO dan 12 toko NEKA yang tersebar di berbagai wilayah.

Manajemen menargetkan pembukaan 65 hingga 80 toko baru sepanjang tahun 2026. Saat ini, Kawan Lama Group mengoperasikan lebih dari 1.500 gerai di 90 kota dengan cakupan bisnis mulai dari ritel konsumer hingga manufaktur.

Artikel terkait

Rekomendasi