PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto melakukan pembaruan jadwal perjalanan kereta api yang akan mulai diberlakukan pada Jumat, 1 Mei 2026. Penyesuaian operasional ini mencakup perubahan jam keberangkatan, waktu kedatangan, hingga penambahan stasiun pemberhentian untuk meningkatkan keandalan layanan bagi para pelanggan.
Langkah ini diambil guna mengoptimalkan kenyamanan perjalanan serta memastikan ketepatan waktu operasional di wilayah kerja Daop 5. Informasi penyesuaian ini disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi @sepurngapak5 pada Senin (27/4/2026), sebagaimana dilansir dari Kompas.
Beberapa rangkaian kereta api mengalami pergeseran waktu tempuh yang signifikan. Kereta Api (KA) Argo Wilis relasi Bandung ÔÇô Surabaya Gubeng mengalami penyesuaian waktu kedatangan sekitar 10 menit lebih lambat. KA Argo Wilis kini dijadwalkan tiba di Stasiun Kroya pada pukul 11.56 WIB dan sampai di Stasiun Kutoarjo pukul 12.48 WIB.
Sebaliknya, KA Lodaya relasi Solo Balapan ÔÇô Bandung justru mencatatkan percepatan waktu perjalanan di sejumlah stasiun. Selain durasi perjalanan yang lebih singkat, KA Lodaya kini resmi menambah layanan naik dan turun penumpang di Stasiun Gandrungmangun pada pukul 10.36 WIB.
Penambahan pemberhentian di Stasiun Gandrungmangun juga berlaku untuk KA Lodaya relasi Bandung ÔÇô Solo Balapan yang tiba pada pukul 10.32 WIB. Sementara itu, KA Sawunggalih relasi Pasar Senen ÔÇô Kutoarjo mendapatkan percepatan waktu tempuh dengan jadwal tiba di tujuan akhir Stasiun Kutoarjo pada pukul 12.39 WIB.
Perubahan jadwal juga menyasar KA Serayu relasi Pasar Senen ÔÇô Purwokerto dengan nomor perjalanan KA 284B. Rangkaian ini dijadwalkan berangkat dari Stasiun Sidareja pukul 18.21 WIB, Gandrungmangun pukul 18.31 WIB, Jeruklegi pukul 18.53 WIB, Maos pukul 19.21 WIB, serta tiba di Kroya pukul 20.06 WIB.
Layanan KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo ÔÇô Kiaracondong turut mengalami percepatan jadwal yang membuatnya tiba di Stasiun Maos lebih awal pada pukul 11.38 WIB. KAI Daop 5 Purwokerto mengimbau seluruh calon penumpang agar memeriksa kembali jadwal yang tertera pada tiket untuk keberangkatan mulai Mei 2026 mendatang guna menghindari risiko tertinggal kereta api.