KA Sangkuriang Relasi Banyuwangi-Bandung Resmi Beroperasi

KA Sangkuriang Relasi Banyuwangi-Bandung Resmi Beroperasi
Foto: Ilustrasi KA Sangkuriang Relasi Banyuwangi-Bandung Resmi Beroperasi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas meresmikan peluncuran perdana KA Sangkuriang relasi Banyuwangi-Bandung di Stasiun Banyuwangi pada Sabtu (2/5/2026). Layanan transportasi terbaru ini menghubungkan wilayah ujung timur Pulau Jawa langsung menuju pusat Jawa Barat tanpa perlu melakukan transit.

Prosesi peresmian tersebut dilakukan melalui tradisi pecah kendi sebagai simbol keselamatan perjalanan. Dilansir dari Detik Travel, Bupati Ipuk juga memberikan Semboyan 40 kepada masinis sebagai instruksi resmi untuk memberangkatkan rangkaian kereta api tersebut.

Vice President Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, menjelaskan bahwa operasional KA Sangkuriang merupakan langkah nyata dalam mengakomodasi permintaan masyarakat. Warga menginginkan adanya moda transportasi jarak jauh yang menawarkan kenyamanan serta eksklusivitas tinggi.

"Kami menghadirkan KA Sangkuriang dengan standar pelayanan tinggi guna memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi pelanggan," kata Hengky Prasetyo, Vice President Daop 9 Jember.

Kehadiran layanan ini dipandang sebagai bentuk sinergi produktif antara operator kereta api dengan otoritas wilayah setempat. Kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antardaerah sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di kedua provinsi.

Rangkaian KA Sangkuriang menggunakan formasi modern yang terdiri dari satu Kereta Compartment berkapasitas 16 kursi. Selain itu, tersedia empat kereta Eksekutif Stainless Steel dengan total 200 kursi dan tiga kereta Ekonomi Stainless Steel berkapasitas 240 kursi.

Fasilitas pendukung lainnya mencakup unit kereta restorasi untuk keperluan kuliner penumpang dan satu unit kereta pembangkit. Penumpang dapat melakukan pemesanan tiket secara daring guna mempermudah perencanaan perjalanan mereka.

Antusiasme publik pada hari pertama operasional tercatat sangat tinggi dengan total penumpang mencapai 495 orang di wilayah Daop 9 Jember. Angka tersebut setara dengan 109 persen dari total kapasitas kursi yang tersedia karena adanya mekanisme penumpang dinamis atau estafet.

Data okupansi menunjukkan kelas Compartment terisi 75 persen atau 12 penumpang, sementara kelas Eksekutif SS mencapai 95 persen dengan 189 penumpang. Kelas Ekonomi SS mencatatkan angka tertinggi yakni 123 persen atau sebanyak 294 penumpang.

Manajemen KAI mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menyukseskan peluncuran rute baru ini. Masyarakat yang berada di sekitar jalur rel diimbau untuk senantiasa waspada dan mematuhi peraturan keselamatan demi kelancaran operasional kereta api.

Artikel terkait

Rekomendasi