Jorge Jesus secara mengejutkan memutuskan untuk meletakkan jabatannya sebagai juru taktik Al Nassr. Langkah ini diambil sesaat setelah dirinya sukses mengantarkan klub meraih gelar juara Liga Arab Saudi.
Seperti dilansir dari Detik Sport, Al Nassr mengunci status sebagai kampiun Saudi Pro League setelah memetik kemenangan telak 4-1 atas Damac di Al Awwal Stadium pada Jumat, 22 Mei 2026 dini hari WIB. Hasil positif ini membuat Cristiano Ronaldo dan kolega kokoh di puncak klasemen dengan raihan 86 poin.
Skuad asuhan Jorge Jesus tersebut menyudahi kompetisi dengan keunggulan tipis dua angka dari rival terdekat mereka, Al Hilal, yang mengoleksi 84 poin. Meski baru bergabung pada tahun 2025, pelatih berumur 71 tahun ini memilih menyudahi masa baktinya karena menganggap misinya membantu Cristiano Ronaldo mengakhiri puasa gelar di Arab Saudi telah terpenuhi.
Manajemen Al Nassr kini bergerak cepat untuk mencari suksesor di kursi kepelatihan. Nama manajer Manchester City, Pep Guardiola, mencuat sebagai bidikan utama untuk menakhodai tim musim depan.
Pep Guardiola sendiri santer dirumorkan bakal meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini. Selama satu dekade menangani The Sky Blues, pria Spanyol tersebut telah menyumbang 20 trofi, termasuk enam gelar Premier League.
Demi mendaratkan Guardiola, Al Nassr dikabarkan telah menyiapkan dana fantastis. Klub Arab Saudi ini siap menyodorkan kontrak bernilai 150 juta dolar AS per tahun yang berpotensi menjadikannya sebagai pelatih dengan bayaran tertinggi di dunia.
Dukungan dari Jorge Jesus
Rencana pendekatan Al Nassr terhadap Guardiola mendapat tanggapan positif dari Jorge Jesus. Mantan pelatih asal Portugal tersebut memberikan restu dan dukungan penuh jika suksesi ini benar-benar terwujud.
"Merupakan kehormatan besar bagi pelatih seperti dia untuk datang dan memimpin Al-Nassr setelah saya," kata Jesus, dilansir dari media Arab Saudi Koora.
"Kehormatan itu pasti akan menjadi miliknya dan bukan milik saya, karena dia akan menggantikan saya di posisi ini. Kita akan lihat apa yang terjadi," ujarnya.