John Ternus Resmi Gantikan Tim Cook Sebagai CEO Apple

John Ternus Resmi Gantikan Tim Cook Sebagai CEO Apple
Foto: Ilustrasi John Ternus Resmi Gantikan Tim Cook Sebagai CEO Apple.

Tim Cook secara mendadak mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Chief Executive Officer di Apple dan akan digantikan oleh John Ternus mulai 1 September mendatang. Dilansir dari Tekno, posisi kepemimpinan tersebut kini diserahkan kepada Ternus yang sebelumnya menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering.

Cook tercatat telah memimpin raksasa teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat tersebut selama hampir 15 tahun sejak 24 Agustus 2011. Selama masa jabatannya, kapitalisasi pasar Apple meroket lebih dari 1.000 persen hingga melampaui angka 4 triliun dollar AS atau sekitar Rp 68.000 triliun.

Sebagai bagian dari transisi ini, Cook akan tetap berada di lingkungan perusahaan dengan mengemban peran baru sebagai Executive Chairman di jajaran dewan direksi. Sementara itu, Arthur Levinson yang telah menjabat Non-Executive Chairman selama 15 tahun akan beralih posisi menjadi Lead Independent Director.

Pihak manajemen Apple memberikan apresiasi tinggi terhadap kapabilitas John Ternus yang akan segera memimpin arah masa depan perusahaan. Sosok Ternus dinilai memiliki kombinasi unik antara kemampuan teknis dan integritas kepemimpinan yang kuat dalam menghadapi tantangan industri teknologi global.

"pemikiran seorang insinyur, jiwa seorang inovator, dan hati untuk memimpin dengan integritas." puji Tim Cook, CEO Apple.

John Ternus sendiri bukan merupakan orang baru di internal Apple karena telah bergabung dengan tim desain produk sejak tahun 2001. Alumnus University of Pennsylvania di bidang Teknik Mesin ini memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan perangkat utama seperti iPhone, iPad, Mac, hingga aksesori AirPods.

Meskipun kondisi finansial Apple berada pada tren positif, Ternus mewarisi tantangan besar terkait proyek Apple Intelligence yang diperkenalkan pada ajang WWDC 2024. Teknologi kecerdasan artifisial tersebut dinilai sejumlah pihak belum mampu bersaing secara maksimal dengan produk kompetitor seperti Gemini milik Google atau inovasi dari OpenAI.

Laporan keuangan tahun fiskal 2025 menunjukkan bahwa divisi layanan yang meliputi iCloud dan Apple Music sukses menyumbang 26 persen dari total pendapatan tahunan. Penjualan layanan tersebut mencatat rekor pendapatan tertinggi senilai 28,8 miliar dollar AS atau setara Rp 493 triliun pada kuartal yang berakhir 27 September 2025.

Pasar saham sempat memberikan respons terhadap kabar pergantian kepemimpinan ini dengan penurunan nilai saham AAPL sekitar 1 persen pada sesi perdagangan di luar jam kerja. Namun, pergerakan nilai saham dilaporkan mulai menunjukkan stabilitas sesaat setelah pengumuman transisi kepemimpinan resmi dipublikasikan ke publik.

Artikel terkait

Rekomendasi