Raksasa teknologi Apple resmi menunjuk John Ternus sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang akan turun jabatan pada September mendatang. Keputusan strategis ini menandai era baru kepemimpinan perusahaan setelah masa transisi yang telah dipersiapkan selama beberapa tahun terakhir.
Dilansir dari Tekno, penunjukan Ternus bukan merupakan keputusan mendadak melainkan hasil suksesi yang matang. Sebelumnya, Ternus menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering sejak tahun 2001 dan bertanggung jawab atas pengembangan lini produk utama seperti iPhone, Mac, dan AirPods.
Rekam jejak Ternus di Apple diperkuat dengan kehadirannya yang konsisten sebagai presenter dalam berbagai ajang Apple Event selama bertahun-tahun. Ia seringkali menjadi wajah utama perusahaan saat memperkenalkan inovasi perangkat keras terbaru kepada publik dan pengembang.
Aksi Ternus yang intens tampil di depan publik dinilai sebagai upaya Apple membangun citra dan kepercayaan pasar menjelang pergantian nakhoda. Jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, memberikan catatan khusus mengenai posisi Ternus dalam dinamika internal perusahaan tersebut.
"hampir pasti" kata Gurman, Jurnalis Bloomberg.
Kutipan tersebut merujuk pada prediksi yang disampaikan Gurman pada tahun 2025 bahwa Ternus adalah sosok paling kuat untuk memimpin Apple di masa depan. Pengalamannya mencakup momen-momen krusial seperti peluncuran iMac Pro di WWDC 2017 hingga transisi besar Apple ke chip buatan sendiri.
Ternus tercatat memperkenalkan MacBook Pro dengan chip M1 Pro dan M1 Max pada ajang "Unleashed" tahun 2021, yang menjadi tonggak sejarah transisi Apple Silicon. Pada tahun 2025, ia juga terlibat langsung dalam peluncuran lini iPhone 17 serta model baru iPhone Air.
Selain memiliki pemahaman produk yang mendalam, Ternus dinilai memiliki kombinasi ideal antara kemampuan teknis dan manajerial. Penunjukan ini sekaligus mengonfirmasi posisi strategisnya yang selama ini mengawal pengembangan hampir seluruh ekosistem perangkat keras Apple.