Apple mengumumkan penunjukan John Ternus sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang akan beralih peran menjadi Executive Chairman mulai 1 September 2026. Keputusan ini ditetapkan oleh Dewan Direksi pada Jumat pekan lalu sebagaimana dilansir dari Money.
Ternus yang saat ini menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering akan bergabung dalam Dewan Direksi saat resmi menjabat. Sementara itu, Chairman Non-eksekutif Arthur Levinson akan mengemban posisi sebagai Lead Independent Director dalam struktur kepemimpinan baru tersebut.
Pihak korporasi menyatakan bahwa proses transisi kepemimpinan akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan guna menjaga stabilitas operasional perusahaan.
ÔÇ£Cook akan tetap menjalankan perannya sebagai CEO hingga musim panas sambil bekerja sama erat dengan Ternus untuk memastikan transisi yang mulus,ÔÇØ tulis Apple dalam siaran pers dikutip dari CNBC Global, Selasa (21/4/2026).
Tim Cook yang kini berusia 65 tahun tercatat telah memimpin Apple sejak 2011 setelah menggantikan Steve Jobs. Di bawah kepemimpinannya, kapitalisasi pasar perusahaan meningkat lebih dari 20 kali lipat hingga mencapai 4 triliun dollar AS pada penutupan perdagangan Senin kemarin.
ÔÇ£Merupakan kehormatan terbesar dalam hidup saya untuk menjadi CEO Apple dan dipercaya memimpin perusahaan yang luar biasa ini,ÔÇØ kata Cook dalam pernyataannya.
Sepanjang masa jabatannya, Cook berhasil memperluas lini produk Apple ke perangkat wearable seperti Apple Watch dan Vision Pro. Ia juga dikenal sukses merombak rantai pasok global perusahaan sejak bergabung pada tahun 1998 silam.
ÔÇ£Saya mencintai Apple sepenuh hati, dan saya sangat bersyukur mendapat kesempatan bekerja dengan tim yang begitu cerdas, inovatif, kreatif, dan penuh kepedulian, yang selalu berdedikasi untuk memperkaya kehidupan pelanggan kami dan menciptakan produk serta layanan terbaik di dunia,ÔÇØ lanjut dia.
Kinerja saham Apple Inc. (AAPL) pada Senin (20/4/2026) menunjukkan penguatan 1,04 persen ke level 273,05 dollar AS menurut data Reuters. Meskipun fluktuatif, nilai perusahaan tetap stabil di tengah tantangan geopolitik dan kenaikan permintaan chip kecerdasan buatan.
Analis Wedbush Securities, Dan Ives, menyampaikan pandangannya kepada CNBC mengenai momentum pengunduran diri Cook yang dianggap tidak terduga oleh pasar.
ÔÇ£Pandangan sebelumnya, ia mungkin akan bertahan satu tahun lagi,ÔÇØ ujar Ives.
Ives menambahkan bahwa terdapat indikasi sebelumnya yang menunjukkan Cook masih akan memegang kendali perusahaan untuk periode yang lebih lama.
ÔÇ£Ia bahkan sempat memberi sinyal akan tetap menjabat,ÔÇØ katanya.
Sebelum pengumuman resmi ini keluar, Cook sempat menepis kabar mengenai rencana pensiun dirinya dalam sebuah wawancara televisi bulan lalu.
ÔÇ£Tidak, saya tidak pernah mengatakan itu. Saya mencintai apa yang saya lakukan. Dua puluh delapan tahun lalu saya masuk ke Apple, dan sejak saat itu saya menikmati setiap harinya,ÔÇØ ucap Cook kepada ABC.
Ternus yang akan menjadi CEO kedelapan Apple memiliki tantangan besar untuk mengejar ketertinggalan di sektor kecerdasan buatan. Selain itu, posisi lamanya sebagai kepala divisi perangkat keras akan diisi oleh Johny Srouji yang kini menjabat sebagai Chief Hardware Officer.
Di sisi lain, hubungan diplomatik perusahaan dengan pemerintah Amerika Serikat juga menjadi sorotan. Presiden Donald Trump sempat memberikan apresiasi atas rencana investasi besar yang dicanangkan oleh raksasa teknologi tersebut.
ÔÇ£Saya senang Anda melakukan ini,ÔÇØ ucap Trump.