John Ternus Resmi Gantikan Tim Cook Jadi CEO Apple September 2026

John Ternus Resmi Gantikan Tim Cook Jadi CEO Apple September 2026
Foto: Ilustrasi John Ternus Resmi Gantikan Tim Cook Jadi CEO Apple September 2026.

Era kepemimpinan Tim Cook di Apple segera berakhir setelah 15 tahun menakhodai raksasa teknologi asal Silicon Valley tersebut. Pengumuman pengunduran dirinya sebagai Chief Executive Officer (CEO) menandai babak baru bagi perusahaan pembuat iPhone ini.

Dikutip dari Tekno, posisi puncak kepemimpinan akan resmi diserahkan kepada John Ternus mulai 1 September 2026 mendatang. Meskipun menanggalkan jabatan CEO, Cook yang kini berusia 65 tahun tetap memiliki peran strategis di perusahaan.

Tim Cook akan menjabat sebagai Executive Chairman dalam jajaran dewan direksi Apple. Ia dijadwalkan bekerja berdampingan dengan Ternus guna memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan dengan lancar tanpa kendala teknis maupun manajerial.

Masa jabatan Cook sejak 2011 tercatat sangat luar biasa bagi pertumbuhan nilai perusahaan. Ia berhasil membuktikan kapasitasnya setelah mengambil alih kemudi dari mendiang Steve Jobs dan menepis segala keraguan publik di awal masa jabatannya.

Di bawah kendali Cook, kapitalisasi pasar Apple melonjak lebih dari 1.000 persen. Angka tersebut melesat dari semula 350 miliar dollar AS hingga menembus angka fantastis sebesar 4 triliun dollar AS pada periode terakhirnya.

Pendapatan tahunan perusahaan juga mengalami peningkatan signifikan hampir empat kali lipat. Berdasarkan laporan fiskal 2025, pendapatan Apple mencapai lebih dari 416 miliar dollar AS dibandingkan 108 miliar dollar AS pada tahun 2011.

"Ini adalah keistimewaan terbesar dalam hidup saya untuk bisa menjadi CEO Apple dan dipercaya memimpin perusahaan yang begitu luar biasa," kata Cook.

Rekam Jejak John Ternus di Apple

John Ternus merupakan figur yang sangat dihormati di internal pusat inovasi Cupertino meski namanya tidak terlalu sering muncul di publik. Lulusan Teknik Mesin dari University of Pennsylvania ini telah mendedikasikan 25 tahun kariernya di Apple.

Ternus bergabung sejak tahun 2001 di tim desain produk dengan proyek perdana berupa pengembangan monitor Apple Cinema Display. Perjalanan kariernya terus menanjak hingga dipercaya memimpin berbagai divisi perangkat keras yang krusial.

Pada tahun 2013, ia menjabat sebagai Vice President of Hardware Engineering yang mengelola lini Mac serta iPad. Ia merupakan sosok di balik lahirnya iPadOS dan integrasi teknologi Apple Pencil serta sensor LiDAR pada varian iPhone Pro.

Kendalinya semakin luas saat diangkat menjadi Senior Vice President (SVP) of Hardware Engineering pada Januari 2021. Ternus menjadi tokoh sentral dalam transisi besar-besaran komputer Mac dari prosesor Intel menuju chip mandiri Apple Silicon.

Lini Masa Karier John Ternus

Berikut adalah perjalanan karier John Ternus selama lebih dari dua dekade mengabdi di Apple sebelum akhirnya ditunjuk sebagai CEO:

Daftar Karier dan Proyek John Ternus di Apple
TahunPosisi / JabatanProyek Utama
1997Lulusan Teknik MesinLengan pengumpan mekanis kuadriplegia
2001Desain ProdukApple Cinema Display
2005Manajer HardwareiMac G5
2013VP Hardware EngineeringiPadOS, Apple Pencil, LiDAR
2021SVP Hardware EngineeringTransisi Chip Apple Silicon (M-Series)
2025Kepala Divisi RobotikaPengembangan teknologi robotika Apple
2026Executive Sponsor DesainiPhone 17 dan MacBook Neo

Tantangan dan Evaluasi Produk

Meskipun memiliki profil yang mentereng, Ternus sempat terlibat dalam beberapa kebijakan produk yang menuai kritik. Ia dilaporkan sebagai salah satu pendukung penggunaan Touch Bar pada MacBook Pro yang akhirnya dihentikan penjualannya.

Ia juga dikaitkan dengan persetujuan desain Butterfly Keyboard yang sempat memicu gelombang keluhan massal dari konsumen akibat kerusakan tombol. Namun, ia dinilai mampu berevolusi menjadi komunikator yang baik dalam membela kebijakan perusahaan.

"Menghabiskan hampir seluruh karier saya di Apple, saya sangat beruntung bisa bekerja di bawah kepemimpinan Steve Jobs dan menjadikan Tim Cook sebagai mentor saya," ujar Ternus.

Kini, Ternus harus menghadapi tantangan besar dalam menavigasi Apple di tengah tren kecerdasan buatan (AI) global. Analis Wedbush, Dan Ives, menyoroti adanya tekanan besar bagi Ternus untuk segera mendulang kesuksesan, terutama pada sektor integrasi AI.

Penunjukan seorang ahli perangkat keras sebagai CEO memberikan sinyal kuat mengenai strategi masa depan Apple. Analis Forrester, Dipanjan Chatterjee, menilai Apple akan terus mencari perbedaan kompetitif melalui keunggulan pada produk fisik mereka.

Artikel terkait

Rekomendasi