Jerome Powell Akhiri Jabatan Ketua The Fed pada Mei 2026

Jerome Powell Akhiri Jabatan Ketua The Fed pada Mei 2026
Foto: Ilustrasi Jerome Powell Akhiri Jabatan Ketua The Fed pada Mei 2026.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengumumkan akhir masa jabatannya sebagai pimpinan bank sentral Amerika Serikat pada Kamis (30/4/2026). Powell akan resmi menanggalkan jabatan tersebut pada 15 Mei mendatang dan menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Kevin Warsh yang saat ini sedang menjalani proses konfirmasi.

Pengunduran diri ini menandai berakhirnya kepemimpinan Powell di Federal Open Market Committee (FOMC). Dilansir dari Ekonomi, Powell menyatakan keyakinannya bahwa suksesi ini akan berjalan normal meskipun terjadi di tengah meningkatnya tekanan hukum serta tantangan terhadap independensi institusi.

"I ingin mengucapkan selamat kepada Kevin Warsh atas kemajuannya setelah lolos dari Komite Perbankan Senat pagi ini. Ini merupakan langkah penting ke depan dan saya mendoakan yang terbaik bagi kelanjutan proses tersebut," ungkap Powell, Ketua The Fed.

Meskipun tidak lagi menjabat sebagai ketua, ia menegaskan tetap berkomitmen menjalankan tugas di dalam struktur bank sentral. Keputusan tersebut diambil guna memastikan stabilitas organisasi hingga berbagai persoalan hukum yang dihadapi The Fed tuntas secara transparan.

"I akan tetap menjabat sebagai gubernur untuk jangka waktu yang akan ditentukan," ujar Powell.

Mantan bos bank sentral ini juga menyatakan niatnya untuk membatasi keterlibatan publik dalam peran barunya nanti. Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang penuh bagi kepemimpinan baru di bawah kendali Kevin Warsh tanpa gangguan atau pengaruh dari posisi sebelumnya.

"I berencana untuk tetap ÔÇÖlow profileÔÇÖ sebagai gubernur," kata Powell.

Ketegangan yang menyelimuti bank sentral menjadi alasan utama di balik perubahan rencana masa pensiunnya. Powell menyoroti pentingnya menjaga independensi kebijakan moneter dari segala bentuk intervensi politik dan serangan hukum yang berpotensi merusak objektivitas lembaga.

"I tidak akan meninggalkan Dewan sampai penyelidikan ini benar-benar selesai dengan transparansi dan kepastian," ujar Powell.

Ia mengakui bahwa situasi dalam beberapa bulan terakhir telah mengubah perspektif pribadinya terkait waktu yang tepat untuk benar-benar keluar dari lingkungan The Fed. Prioritas institusi saat ini dinilai lebih mendesak daripada keinginan pribadinya untuk segera pensiun dari dunia perbankan sentral.

"I akan tetap sampai saya merasa ini waktu yang tepat untuk pergi," ujarnya.

Dalam pernyataan penutup pada konferensi pers terakhirnya, ia memberikan isyarat jelas mengenai perpisahan dirinya dari kursi pimpinan tertinggi Federal Reserve kepada seluruh investor global yang mengikuti rapat FOMC tersebut.

"I won't see you next time," tutup Powell.

Artikel terkait

Rekomendasi