Jepang Impor Minyak Rusia Usai Ketidakpastian Jalur Selat Hormuz

Jepang Impor Minyak Rusia Usai Ketidakpastian Jalur Selat Hormuz
Foto: Ilustrasi Jepang Impor Minyak Rusia Usai Ketidakpastian Jalur Selat Hormuz.

Pemerintah Jepang mulai mendatangkan pasokan minyak mentah dari Rusia menyusul gangguan jalur distribusi di Selat Hormuz yang dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah. Langkah strategis ini diambil oleh salah satu perusahaan energi utama Jepang untuk menjaga stabilitas stok bahan bakar domestik.

Kargo minyak tersebut diangkut menggunakan kapal tanker Voyager yang berbendera Oman dan dilaporkan telah berada di lepas pantai selatan Pulau Kyushu. Melansir laporan TASS pada Sabtu (2/5/2026), kapal dijadwalkan bersandar di pelabuhan Kikuma, Shikoku, yang merupakan lokasi kilang minyak milik Taiyo pada Minggu (3/5/2026).

Pengalihan sumber pasokan ini merupakan respons atas tingginya risiko keamanan di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital bagi 95 persen total impor minyak Jepang. Kondisi di perairan tersebut saat ini tidak menentu akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran yang terus berlanjut.

Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Finance, Iran sebenarnya sempat membuka kembali akses Selat Hormuz setelah adanya kesepakatan gencatan senjata. Namun, pihak Iran memberlakukan tarif atau biaya tertentu bagi kapal-kapal yang ingin melintasi jalur perairan internasional tersebut.

Kebijakan penetapan tarif ini mendapatkan penolakan keras dari pihak Amerika Serikat. Selain menolak kesepakatan tersebut, Washington juga memberikan peringatan kepada negara-negara mitra agar tidak melakukan pembayaran tarif untuk melewati jalur Selat Hormuz.

Artikel terkait

Rekomendasi