Jenazah mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu, telah tiba di rumah duka yang berlokasi di Komplek Puri Wira Bhakti, Cikeas, Bogor. Berdasarkan pantauan di lapangan, iring-iringan jenazah sampai di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB setelah diberangkatkan dari RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto.
Keluarga besar serta kerabat dekat tampak sudah berkumpul menyambut kedatangan almarhum di rumah duka. Suasana haru menyelimuti lokasi saat para pelayat mulai membacakan doa dan ayat suci Al-Qur'an di hadapan peti jenazah yang dibalut khidmat oleh bendera Merah Putih.
Berpulang di Usia 76 Tahun
Ryamizard Ryacudu mengembuskan napas terakhirnya pada usia 76 tahun pada Minggu sore, 31 Mei 2026. Beliau dinyatakan meninggal dunia saat sedang menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto pada pukul 14.03 WIB.
Pihak Kementerian Pertahanan melalui Karo Infohan Setjen Kemhan, Brigjen Rico Ricardo, mengonfirmasi bahwa jenazah akan disemayamkan terlebih dahulu sebelum prosesi pemakaman dilakukan. Rumah duka di Perumahan Puri Wira Bhakti, Cikeas, dipilih sebagai tempat penghormatan terakhir bagi para pelayat.
Profil dan Rekam Jejak Karier
Lahir di Palembang pada 21 April 1950, Ryamizard dikenal sebagai sosok militer yang memiliki karier cemerlang di tanah air. Beliau merupakan putra dari Mayjen TNI Musanif Ryacudu, seorang perwira tinggi yang memiliki kedekatan khusus dengan Presiden Soekarno.
Berikut adalah ringkasan perjalanan karier dan profil singkat Ryamizard Ryacudu:
- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD): Beliau menjabat sebagai pimpinan tertinggi TNI AD pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.
- Menteri Pertahanan RI: Dipercaya oleh Presiden Joko Widodo untuk menduduki posisi Menhan pada periode pertama (2014-2019).
- Latar Belakang Keluarga: Merupakan menantu dari Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
- Reputasi: Dikenal oleh Presiden Jokowi sebagai sosok militer yang demokratis dan memiliki pemikiran yang tajam.
Daftar di atas menunjukkan dedikasi panjang almarhum dalam dunia militer dan pemerintahan Indonesia selama berpuluh-puluh tahun. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi bangsa, mengingat kontribusinya yang signifikan dalam menjaga kedaulatan negara.
Hingga saat ini, para tokoh nasional dan pejabat negara terus berdatangan ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir. Rencananya, detail mengenai lokasi dan waktu pemakaman akan diinformasikan lebih lanjut oleh pihak keluarga.