Jemaah Haji Kloter Pertama Masuk Asrama Haji Pondok Gede

Jemaah Haji Kloter Pertama Masuk Asrama Haji Pondok Gede
Foto: Ilustrasi Jemaah Haji Kloter Pertama Masuk Asrama Haji Pondok Gede.

Sebanyak 393 jemaah haji kloter pertama embarkasi Jakarta mulai memasuki Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Senin (21/4/2026) pagi untuk menjalani serangkaian prosedur keberangkatan. Dilansir dari Megapolitan, para jemaah langsung diarahkan menuju gedung serbaguna guna mengikuti pemeriksaan kesehatan dan aktivasi identitas digital Nusuk.

Cucu Suryana (56), seorang teknisi mobil asal Ciracas, menjadi salah satu jemaah yang bersiap berangkat setelah mengantre selama 10 tahun. Ia mengaku telah mengumpulkan tabungan dari pekerjaannya di kawasan Tanjung Priok demi mewujudkan impian beribadah ke Tanah Suci bersama istrinya.

"Intinya persiapannya mental. Banyak cobaan-cobaan, terus situasi kesehatan juga. Tapi tetap kami tabah, kami yakin Allah akan memberangkatkan saya," ujar Cucu di Asrama Haji Pondok Gede, Senin (21/4/2026).

Pria tersebut juga mengungkapkan rasa gugupnya lantaran perjalanan ini merupakan pengalaman pertamanya ke luar negeri untuk beribadah haji.

"Terus terang saya deg-degan, karena saya belum tahu bagaimana. Masih cuma dengar cerita orang seperti apa. Tapi alhamdulillah dari mulai perjalanan, pelayanan sudah baik," jelas Cucu.

Selain prosedur kesehatan, jemaah juga menerima paspor serta uang saku sebesar 750 riyal setelah menyelesaikan aktivasi dokumen fisik dan digital dari pemerintah Arab Saudi.

Sariyem (68), jemaah asal Cibubur, turut berbagi kisahnya yang harus menunggu selama 13 tahun sebelum akhirnya bisa berangkat bersama suaminya, Lasito (70). Pensiunan guru ini menceritakan bahwa biaya pelunasan haji dilakukan secara bertahap melalui tabungan pribadi.

"Iya, saya nabung. Prosesnya pertama Rp 25 juta setelah dapat panggilan baru saya ngelunasin. Jadi terus enggak nyicil-nyicil lagi. Soalnya kami nyimpen," tutur Sariyem.

Sariyem berharap perjalanan pertamanya ke Mekkah ini dapat membawa keberkahan bagi seluruh anggota keluarganya.

"Sampai depan kabah, ingin doa biar semua keluarga sehat, panjang umur, lancar rezekinya, berkah barokah," ungkap Sariyem.

Kepala UPT Asrama Haji Pondok Gede Muhammad Ali Zakiyudin menjelaskan bahwa setelah proses registrasi selesai, para jemaah diberikan waktu untuk beristirahat di kamar yang telah disediakan.

"Sementara masuk asrama dulu. Nanti setelah jam istirahat ada waktu salat jemaah bersama, salat wajib. Nanti di dalam salat wajib itu ada, pengukuhan atau, penguatan kembali terkait manasik. Termasuk juga sosialisasi kesehatan, termasuk sosialisasi, menghadapi musim di sana," ucap Ali.

Pihak asrama juga memberikan prioritas pelayanan bagi jemaah lanjut usia, termasuk bantuan selama pemeriksaan kesehatan dan pengangkutan koper menuju bus masing-masing.

Artikel terkait

Rekomendasi