Jasamarga Transjawa Tol Optimalkan Layanan Jelang Libur Kenaikan Isa Almasih

Jasamarga Transjawa Tol Optimalkan Layanan Jelang Libur Kenaikan Isa Almasih
Foto: Ilustrasi Jasamarga Transjawa Tol Optimalkan Layanan Jelang Libur Kenaikan Isa Almasih.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyiagakan operasional dan fasilitas pendukung di sejumlah ruas strategis Trans-Jawa guna menghadapi potensi lonjakan volume kendaraan pada periode libur panjang Kenaikan Isa Almasih, Rabu (13/5/2026). Langkah ini mencakup optimalisasi layanan transaksi dan kesiapan petugas di lapangan.

Kesiapan infrastruktur dan personel tersebut difokuskan pada titik-titik rawan kepadatan untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas. Dilansir dari Otomotif, pengelola jalan tol telah melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang memerlukan perhatian khusus selama periode libur tersebut.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa komitmen perusahaan mencakup berbagai aspek pelayanan untuk menunjang kenyamanan pengguna jalan.

"JTT berkomitmen memastikan kesiapan layanan operasional selama periode libur panjang Kenaikan Isa Almasih melalui optimalisasi layanan transaksi, lalu lintas, serta kesiapan petugas dan fasilitas di lapangan," ucap Ria Marlinda Paallo, Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT.

Pihak pengelola juga akan memberikan pembaruan informasi kondisi lalu lintas secara rutin melalui saluran komunikasi resmi. Penyiagaan gardu transaksi tambahan serta petugas operasional telah disiapkan, terutama di gerbang tol utama pada ruas yang diprediksi mengalami peningkatan kendaraan.

Lima ruas tol utama yang menjadi fokus perhatian JTT meliputi Jalan Tol JakartaÔÇôCikampek, PalimananÔÇôKanci, BatangÔÇôSemarang, Semarang ABC, dan SurabayaÔÇôGempol. Untuk mendukung aspek keselamatan, JTT mengerahkan armada layanan lalu lintas yang terdiri dari 29 unit derek, 7 unit ambulans, dan 6 unit rescue.

Selain itu, terdapat 17 unit Patroli Jalan Raya (PJR) serta 19 unit Mobile Customer Service (MCS) yang beroperasi selama 24 jam penuh. Koordinasi intensif dengan pihak kepolisian dilakukan untuk menerapkan rekayasa lalu lintas situasional jika terjadi kepadatan yang signifikan.

Dalam laporannya, JTT juga mendukung kebijakan diskresi Kepolisian terkait penghentian rekayasa lalu lintas one way lokal di ruas Tol Semarang Seksi A, B, C hingga Tol BatangÔÇôSemarang setelah kondisi arus balik Idulfitri 1447H kembali normal pada pukul 12.35 WIB.

"Kami mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, mengecek kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, serta mengatur waktu perjalanan dengan baik. Apabila lelah, pengguna jalan dapat memanfaatkan rest area untuk beristirahat demi menjaga keselamatan perjalanan," kata Ria Marlinda Paallo, Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT.

Artikel terkait

Rekomendasi