Tim simulasi mudik melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Tegal, Jawa Tengah, melalui kombinasi jalur tol dan lintas Pantai Utara (Pantura) pada momen Idul Fitri, Rabu, 15 April 2026. Rute ini menawarkan alternatif perjalanan yang lebih dinamis dan efisien secara jarak dibandingkan penggunaan tol Trans Jawa secara penuh.
Dilansir dari Detik Oto, perjalanan dimulai dari SPBU COCO Fatmawati, Jakarta Selatan, dengan menggunakan unit Toyota Kijang Innova Zenix. Fasilitas di lokasi keberangkatan mencakup Bright Store, musala, hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang dikelola oleh Pertamina Retail.
Rute awal menempuh Tol JORR, Tol Jakarta-Cikampek, dan Tol MBZ untuk memangkas waktu tempuh keluar dari wilayah ibu kota. Setelah melewati Tol MBZ, tim sempat beristirahat di Rest Area KM 57 A yang menyediakan Posko Mudik Pertamina untuk kenyamanan para pemudik selama periode Lebaran 2026.
Memasuki wilayah Jawa Barat, perjalanan diarahkan keluar melalui Gerbang Tol Plumbon 2 menuju Kota Cirebon untuk melakukan wisata religi. Salah satu titik singgah adalah Masjid Agung Sang Cipta Rasa di kompleks Keraton Kasepuhan yang memiliki arsitektur pintu masuk utama berukuran kecil.
"Ukuran pintu tersebut dimaksudkan sebagai pengingat bahwa manusia hanyalah sosok kecil dihadapan Sang Pencipta," tulis laporan tersebut mengutip data dari detikTravel mengenai sejarah masjid tertua di Cirebon tersebut.
Perjalanan dari Cirebon dilanjutkan melalui jalur non-tol Pantura sejauh 70 km menuju Tegal untuk menghemat biaya operasional. Penggunaan jalur lintas ini memperpendek jarak tempuh sekitar 10 km dibandingkan jalur tol, meskipun terdapat penambahan waktu tempuh sekitar 15 hingga 20 menit.
Secara akumulatif, rute kombinasi Jakarta-Tegal ini menempuh jarak total 288 km dengan durasi perjalanan antara 4,5 hingga 5 jam. Total jarak tersebut tercatat 20 km lebih pendek dibandingkan jika pengendara menggunakan layanan Tol Trans Jawa sepenuhnya dari Jakarta.
Variasi ritme berkendara antara jalan tol dan jalur Pantura diklaim membantu menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Selain itu, rute ini memberikan kesempatan bagi pemudik untuk menikmati berbagai objek wisata di sepanjang jalan nasional.