Jakarta dan Kelantan Perkuat Kerja Sama Sektor Kesehatan hingga Budaya

Jakarta dan Kelantan Perkuat Kerja Sama Sektor Kesehatan hingga Budaya
Foto: Ilustrasi Jakarta dan Kelantan Perkuat Kerja Sama Sektor Kesehatan hingga Budaya.

Pemerintah Provinsi Jakarta mempererat hubungan kerja sama bilateral dengan negara bagian Kelantan, Malaysia. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menerima kunjungan kehormatan dari Chief Minister Kelantan, Dato' Panglima Perang Ustaz Dato' Haji Mohd Nassuruddin Bin Haji Daud di Balai Kota Jakarta.

Pertemuan strategis ini difokuskan pada penguatan kolaborasi antarwilayah yang mencakup berbagai sektor krusial. Keduanya membahas potensi kemitraan di bidang pariwisata, kesehatan, investasi, hingga sektor pendidikan dan pelestarian budaya.

Dilansir dari Medcom, salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut adalah rencana pembukaan rute penerbangan langsung yang menghubungkan Kelantan dan Jakarta. Layanan transportasi udara ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 16 Juni mendatang guna mempermudah akses bisnis dan wisata.

"Hal yang berkaitan dengan hubungan bilateral antara Jakarta dan Kelantan, yaitu berkaitan dengan akan adanya penerbangan langsung Kelantan ke Jakarta. Tentunya Jakarta akan menjadi tempat baru bagi warga Kelantan maupun warga Jakarta yang akan ke Kelantan," kata Pramono Anung.

Pramono menilai Jakarta sebagai pasar yang sangat potensial karena memiliki populasi aglomerasi mencapai 42 juta jiwa. Kehadiran rute langsung ini juga memberikan alternatif destinasi baru bagi warga Jakarta yang ingin berkunjung ke Malaysia selain wilayah populer seperti Kuala Lumpur dan Penang.

"Dan salah satu kelebihan di Kelantan adalah kesehatan. Kalau selama ini warga Jakarta ke Malaysia itu rata-rata ke Penang, mungkin Kelantan menjadi bisa jadi alternatif baru," ujar Pramono Anung.

Pramono menambahkan bahwa tren kunjungan wisatawan dari Malaysia ke Jakarta terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Selain menetap di Jakarta, para turis asal Malaysia juga kerap melanjutkan perjalanan ke daerah penyangga seperti Bandung berkat kemudahan akses transportasi yang tersedia.

Di sisi lain, kedua wilayah sepakat menjalin kerja sama dalam pelestarian naskah Melayu Kuno. Langkah ini diambil untuk memastikan dokumen sejarah yang menjadi benang merah budaya kedua wilayah tetap terjaga bagi generasi di masa depan.

Dato' Panglima Perang Ustaz Dato' Haji Mohd Nassuruddin Bin Haji Daud menyatakan bahwa kunjungannya ke Jakarta merupakan upaya untuk mempromosikan potensi Kelantan. Pihaknya memperkenalkan keunggulan Kelantan di sektor wisata religi, pendidikan, dan kuliner.

"Kami datang ke sini untuk mempromosikan negeri Kelantan karena bermula daripada 16 June ini, akan ada penerbangan direct daripada Kelantan, Malaysia ke Jakarta, Jakarta ke Kota Bharu, Kelantan," kata Nassuruddin.

Nassuruddin menjelaskan bahwa Kelantan merupakan pusat pendidikan Islam yang menyimpan banyak keunikan sejarah. Salah satunya adalah keberadaan masjid kayu tertua di Malaysia yang dibangun lebih dari 300 tahun lalu tanpa menggunakan paku tunggal.

Pertemuan ini juga menjadi ajang promosi wisata alam serta kekayaan kuliner khas Kelantan, seperti nasi kerabu, yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara.

"Kalau di Malaysia, Kelantan dianggap sebagai negeri kebudayaan, cita budaya, seni budaya dan surga makanan. Rakyat Malaysia kalau ke Kelantan, mereka suka masakan dan makanan di negeri Kelantan ini," ujar Nassuruddin.

Artikel terkait

Rekomendasi