Umat Islam di Indonesia mulai mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Kurban yang sarat makna pengorbanan. Momentum spiritual ini menjadi waktu bagi umat Muslim untuk menunjukkan ketundukan kepada Allah.
Kapan tepatnya Idul Adha 2026 tiba menjadi pertanyaan yang banyak dicari oleh masyarakat belakangan ini. Berdasarkan perhitungan dari hari ini, Senin, 27 April 2026, pelaksanaan ibadah tersebut sudah semakin dekat.
Dilansir dari Cahaya, Idul Adha 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Prediksi ini mengacu pada kalender Hijriah Kementerian Agama RI serta Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri.
Jika dihitung dari 27 April 2026, maka Idul Adha 2026 tinggal sekitar 30 hari lagi. Namun, pemerintah tetap akan menggelar sidang isbat untuk penetapan final berdasarkan hasil rukyatul hilal dan hisab.
Penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia memang menggabungkan metode perhitungan astronomi dan pengamatan bulan secara langsung. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam buku Ilmu Falak Praktis karya Susiknan Azhari.
Pemerintah juga telah menyusun jadwal libur resmi agar masyarakat dapat merencanakan waktu ibadah dan istirahat. Berikut adalah daftar hari libur Idul Adha 2026:
- Rabu, 27 Mei 2026: Libur Nasional Idul Adha
- Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Idul Adha
Konfigurasi tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati libur dua hari berturut-turut. Waktu ini sering digunakan untuk mudik, berkumpul bersama keluarga, hingga prosesi penyembelihan kurban.
Rangkaian Ibadah dan Hari Tasyrik
Rangkaian ibadah dimulai sehari sebelum Idul Adha dengan anjuran melaksanakan puasa Arafah. Nabi Muhammad menyebutkan bahwa puasa ini dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Puncak peringatan pada 27 Mei 2026 ditandai dengan pelaksanaan shalat Id berjamaah dan penyembelihan kurban. Ritual ini meneladani ketaatan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail kepada Allah.
Setelah hari raya, umat Islam memasuki hari tasyrik pada 28 hingga 30 Mei 2026. Pada fase ini, umat dilarang berpuasa dan dianjurkan memperbanyak takbir serta menjadi waktu utama penyembelihan.
Syaikh Yusuf al-Qaradawi dalam kitab Fiqh al-'Ibadat menjelaskan bahwa hari tasyrik merupakan fase penyempurna ibadah. Momen ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
Esensi Kurban dan Kriteria Pemilihan Hewan
Makna Idul Adha sebenarnya lebih dalam daripada sekadar ritual penyembelihan hewan secara fisik. Prof. M. Quraish Shihab dalam buku Membumikan Al-QurÔÇÖan menyebut kurban adalah simbol pengorbanan ego demi ketakwaan.
Keikhlasan menjadi poin utama yang diuji selain kemampuan materi seseorang. Untuk memastikan ibadah sah, pemilihan hewan kurban harus mengikuti panduan syariat seperti yang disosialisasikan BAZNAS.
Hewan yang diperbolehkan meliputi kambing atau domba dengan usia minimal 1 tahun, serta sapi atau kerbau minimal 2 tahun. Hewan kurban harus dipastikan dalam kondisi sehat, tidak cacat, tidak buta, dan tidak pincang.
Fisik hewan yang berisi dan gemuk juga menjadi indikator kualitas daging yang baik. Kondisi kesehatan bisa dilihat dari mata yang jernih, bulu bersih, serta nafsu makan yang aktif saat dipilih.
Mengingat waktu yang tersisa sekitar satu bulan, perencanaan kurban dan jadwal ibadah perlu dilakukan sejak dini. Idul Adha menjadi pengingat tentang hal-hal yang perlu dilepaskan demi mencapai nilai ketakwaan yang lebih tinggi.