Apple berencana meluncurkan iPhone Ultra sebagai perangkat lipat flagship pertamanya pada September 2026 mendatang untuk menyasar segmen konsumen profesional. Langkah ini menandai pergeseran strategi perusahaan dalam mengategorikan perangkat kelas atas yang sebelumnya didominasi oleh seri Pro.
Rencana ekspansi teknologi tersebut tidak hanya menyasar sektor ponsel pintar, tetapi juga merambah ke lini komputer portabel. Dilansir dari Suara, produsen teknologi asal Amerika Serikat ini juga tengah mempersiapkan MacBook Ultra yang dilengkapi dengan fitur layar sentuh.
Ponsel lipat perdana ini sengaja tidak menggunakan nama iPhone Fold untuk mempertegas posisi eksklusifnya di pasar. Berdasarkan laporan Macworld pada Selasa (28/4/2026), pemilihan nama Ultra bertujuan untuk memisahkan pengguna profesional dengan konsumen yang mencari teknologi masa depan tanpa batasan harga.
iPhone Ultra diprediksi akan diperkenalkan bersamaan dengan jajaran iPhone 18 Pro pada musim gugur mendatang. Namun, ketersediaan stok perangkat lipat ini diperkirakan akan sangat terbatas pada awal peluncuran dan baru tersedia beberapa pekan setelah model Pro resmi dipasarkan.
Strategi peluncuran ini kemungkinan besar akan berdampak pada jadwal rilis model lainnya. Apple dilaporkan tidak akan memperbarui versi standar pada musim gugur tahun ini, melainkan menggeser peluncuran iPhone 18e ke paruh pertama tahun 2027.
Inovasi lainnya muncul pada lini laptop melalui kehadiran MacBook Ultra yang akan menggunakan panel OLED. Perangkat ini menjadi terobosan baru bagi Apple karena mendukung teknologi layar sentuh yang selama ini tidak pernah diterapkan pada jajaran MacBook sebelumnya.
"Penggunaan merek Ultra kemungkinan besar karena perangkat ini akan dibanderol dengan harga yang jauh lebih mahal dibandingkan MacBook Pro saat ini, serta menawarkan fitur revolusioner yang tidak ada di model standar," lapor sumber internal tersebut.
Meskipun spesifikasinya telah bocor, jadwal rilis laptop premium ini menghadapi tantangan teknis. Peluncuran MacBook Ultra diprediksi baru akan terlaksana pada paruh pertama tahun 2027 akibat adanya kendala pada pasokan RAM global.