Apple secara resmi mendaftarkan iPhone 17e di situs Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian pada Kamis, 16 April 2026. Perangkat berkode iPhone A3634 tersebut meraih nilai TKDN sebesar 40 persen hanya beberapa minggu setelah peluncuran globalnya awal Maret lalu.
Pencapaian nilai sertifikasi tersebut dilaporkan oleh Detik iNET sebagai langkah awal sebelum ponsel ini dipasarkan secara resmi di tanah air. Setelah tahap ini, iPhone 17e masih harus melewati uji Sertifikasi Perangkat Pos dan Telekomunikasi (Postel) dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang biasanya memerlukan waktu satu hingga dua minggu.
Data historis menunjukkan bahwa seri iPhone sebelumnya mulai dijual satu bulan setelah mendapatkan sertifikasi serupa. iPhone 17e sendiri diposisikan untuk segmen harga yang lebih terjangkau namun membawa peningkatan performa melalui cip A19 fabrikasi 3 nanometer yang diklaim dua kali lebih cepat dari iPhone 11.
Pihak manajemen Apple menyoroti daya tahan dan efisiensi perangkat baru ini bagi para pengguna setianya di seluruh dunia. Penekanan diberikan pada integrasi perangkat keras yang mampu mendukung teknologi masa depan.
"Kami tahu pelanggan kami menginginkan produk yang tahan lama, dan iPhone 17e memberikan hal itu. Dengan A19 untuk performa yang luar biasa, penyimpanan dua kali lipat, sistem kamera yang lebih cerdas, dan daya tahan yang ditingkatkan, iPhone 17e dirancang untuk tetap cepat, aman, dan berharga selama bertahun-tahun yang akan datang," kata Kaiann Drance, Vice President of Worldwide iPhone Product Marketing Apple.
Perangkat ini tetap mempertahankan layar Super Retina XDR OLED 6,1 inci dengan notch, namun kini dilengkapi Action Button serta Ceramic Shield generasi terbaru. Selain itu, ponsel ini menggunakan modem C1X rancangan Apple yang diklaim 30 persen lebih hemat daya dibandingkan versi Pro sebelumnya.
Fitur fotografi didukung oleh kamera utama 48 MP Fusion yang mampu merekam video 4K Dolby Vision. Meskipun tanggal rilis resmi di Indonesia belum diumumkan, harga di Amerika Serikat dipatok mulai dari USD 599 atau sekitar Rp 10 juta untuk kapasitas penyimpanan 256 GB.