Investor Efek Syariah Melonjak 35 Persen Hingga Capai Empat Juta

Investor Efek Syariah Melonjak 35 Persen Hingga Capai Empat Juta
Foto: Ilustrasi Investor Efek Syariah Melonjak 35 Persen Hingga Capai Empat Juta.

Jumlah investor pemilik efek syariah di Indonesia mencatatkan pertumbuhan signifikan yang memperlihatkan ruang ekspansi besar bagi industri keuangan syariah nasional.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2026 mencatat angka investor pemilik efek syariah telah menembus empat juta investor, atau melonjak sebesar 35,25 persen secara tahunan, seperti dikutip dari Media Indonesia.

Kenaikan ini merefleksikan tingginya ketertarikan masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis syariah sekaligus memperlebar potensi pengembangan industri ke depan.

Merespons dinamika tersebut, platform media internasional Islamic Finance News (IFN) menyelenggarakan IFN Forums 2026 pada Rabu, 20 Mei 2026, yang menjadi bagian dari Shariah Investment Week (SIW).

Forum ini mempertemukan regulator, pelaku industri, praktisi, dan investor guna mendiskusikan peluang serta hambatan dalam memacu industri investasi syariah di tanah air.

PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) terlibat sebagai partner utama dalam forum ini demi memperkuat literasi dan memperluas akses pasar terhadap produk keuangan syariah.

Direktur Sucor AM, Fajrin Hermansyah, menilai bahwa ruang pertumbuhan instrumen investasi syariah domestik masih sangat terbuka lebar.

Menurutnya, peningkatan edukasi, pembaruan produk, dan jangkauan investasi yang inklusif menjadi aspek krusial agar pertumbuhan jumlah investor syariah berjalan konsisten.

"Potensi pengembangan industri investasi syariah di Indonesia masih sangat besar. Oleh karena itu, penguatan literasi, inovasi produk, serta akses yang lebih luas menjadi faktor penting untuk mendorong partisipasi investor syariah yang lebih berkelanjutan," ujar Fajrin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/5).

Penghargaan Produk Reksa Dana Syariah

Dukungan Sucor AM terhadap sektor ini juga dibuktikan lewat perolehan penghargaan pada ajang Islamic Finance News (IFN) Investor Fund Awards 2025.

Perusahaan memboyong dua penghargaan lewat produk Sucorinvest Sharia Money Market Fund, yakni IFN Investor Best Money Market Fund in Indonesia-IDR 2025 dan IFN Investor Best Money Market Fund in Asia Pacific 2025.

Fajrin mengapresiasi penghargaan tersebut sebagai wujud pengakuan terhadap konsistensi perusahaan dalam menyediakan instrumen investasi syariah yang relevan.

"Penghargaan ini menjadi apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam menghadirkan solusi investasi syariah yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan investor," katanya.

Melalui keikutsertaan di IFN Forums 2026, Sucor AM berkomitmen untuk terus meningkatkan andil dalam menyokong industri investasi syariah domestik maupun global.

PT Sucorinvest Asset Management didirikan sejak 1997 dan mendapatkan izin penuh pada 1999, menjadikannya salah satu manajer investasi terkemuka di Indonesia yang berfokus pada inovasi produk dan tata kelola jangka panjang.

Artikel terkait

Rekomendasi