Investor asing membukukan transaksi jual bersih atau net sell pada sejumlah saham berkapitalisasi besar ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada Selasa (19/5/2026).
Dilansir dari Investor Daily, indeks melorot sebesar 228,5 poin atau mengalami penurunan 3,46 persen hingga mendarat ke level 6.370,6.
Berdasarkan data Stockbit, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi sasaran utama pelepasan oleh investor asing dengan nilai penjualan mencapai Rp 306,1 miliar.
Aksi lego saham oleh modal asing kemudian diikuti oleh PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan net sell Rp 115 miliar, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp 99,5 miliar.
Meskipun terjadi tekanan jual pada saham-saham tertentu, investor asing secara akumulatif masih mencatatkan transaksi beli bersih atau net buy di seluruh pasar yang mencapai Rp 260,1 miliar.
Aliran dana masuk asing di pasar reguler menyentuh angka Rp 306,3 miliar, sedangkan sisa transaksi di pasar negosiasi dan tunai menunjukkan aksi jual bersih senilai Rp 46,2 miliar.
Penurunan tajam IHSG ini diiringi oleh total nilai transaksi di bursa yang menembus Rp 25,4 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 43 billion saham dan frekuensi 2,77 juta kali.
Pergerakan pasar secara keseluruhan mencatat hanya 117 saham yang bergerak menguat, sementara 647 saham mengalami pelemahan dan 195 saham lainnya bergerak stagnan.
| Peringkat | Nama Emiten (Kode Saham) | Nilai Jual Bersih (Net Sell) |
|---|---|---|
| 1 | PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) | Rp 306,1 miliar |
| 2 | PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) | Rp 115 miliar |
| 3 | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) | Rp 99,5 miliar |
| 4 | PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) | Rp 93 miliar |
| 5 | PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) | Rp 84,1 miliar |
| 6 | PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) | Rp 83 miliar |
| 7 | PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) | Rp 66,8 miliar |
| 8 | PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) | Rp 58,2 miliar |
| 9 | PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) | Rp 51,4 miliar |
| 10 | PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) | Rp 23,7 miliar |