Investor asing melakukan aksi jual bersih saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 184,6 miliar pada perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/5/2026). Dilansir dari Investor Daily, langkah pelepasan ini terjadi di tengah catatan transaksi beli bersih asing secara keseluruhan yang mencapai Rp 404,8 miliar.
Nilai penjualan bersih saham BBCA tersebut dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I dengan volume transaksi mencapai 30,8 juta saham menurut data BEI yang dirilis Stockbit Sekuritas. Aksi pelepasan di pasar reguler ini berlangsung saat harga saham BBCA justru mengalami penguatan tipis sebesar 0,42 persen ke level Rp 5.975.
Data IDX menunjukkan total saham BBCA yang telah ditransaksikan mencapai 102,4 juta saham dengan frekuensi sebanyak 28,4 ribu kali. Nilai keseluruhan transaksi saham bank swasta tersebut tercatat menyentuh angka Rp 613 miliar.
Pergerakan ini mencerminkan penurunan harga saham BBCA sebesar 2 persen dalam sepekan terakhir. Jika dihitung selama periode year to date (ytd), harga saham BBCA tercatat sudah melemah sebanyak 26 persen.
Aksi jual oleh investor asing pada hari Rabu ini melanjutkan tren perdagangan pada hari Selasa (19/5/2026). Pada hari sebelumnya, investor asing juga banyak melepas saham BBCA dengan catatan net sell mencapai Rp 306,1 miar.
Analisis dari CGS International Sekuritas Indonesia memprediksi target terdekat untuk saham BBCA berada di kisaran harga Rp 6.117 sampai Rp 6.283. Secara teknikal, pihak sekuritas juga memaparkan bahwa harga saham BBCA saat ini memiliki area support yang berada pada rentang Rp 5.783 hingga Rp 5.867.