IESR Desak Investigasi Menyeluruh Terkait Pemadaman Listrik Massal di Sumatra

IESR Desak Investigasi Menyeluruh Terkait Pemadaman Listrik Massal di Sumatra
Foto: Ilustrasi IESR Desak Investigasi Menyeluruh Terkait Pemadaman Listrik Massal di Sumatra.

Penulis : Addin Anugrah Siwi 24 Mei 2026 | 20:46 WIB

Warga bersama anak menggunakan lampu penerangan tradisional saat terjadi pemadaman listrik di Desa Suak Raya, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Sabtu (23/5/2026). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

JAKARTA, investor.id ÔÇô Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda Sumatra perlu diinvestigasi secara menyeluruh untuk mengungkap akar persoalan di balik gangguan sistem kelistrikan tersebut.

IESR menilai penjelasan awal PT PLN (Persero) terkait gangguan cuaca pada jalur transmisi 275 kV Muara BungoÔÇôSungai Rumbai dapat menjadi informasi awal, tetapi belum cukup untuk memastikan penyebab utama pemadaman berskala besar itu.

Chief Executive Officer (CEO) IESR, Fabby Tumiwa, mengatakan bahwa PLN sebagai penyelenggara sistem kelistrikan nasional memang menjadi sumber informasi resmi yang patut dipercaya. Namun, penelusuran lebih mendalam oleh regulator tetap diperlukan.

ÔÇ£Pernyataan yang dibuat oleh perusahaan yang bertanggung jawab untuk menyediakan tenaga listrik dan memiliki infrastruktur, itu kita tentunya harus percaya,ÔÇØ kata Fabby saat dihubungi, Minggu (24/5/2026).

Meski demikian, menurut dia, praktik di banyak negara menunjukkan bahwa setiap kejadian blackout harus diinvestigasi secara independen oleh regulator ketenagalistrikan untuk memastikan penyebab teknis, faktor pemicu, dan akar masalah sistemik dapat teridentifikasi secara komprehensif.

ÔÇ£Praktiknya di banyak negara, kejadian pemadaman itu harus diinvestigasi oleh regulator ketenagalistrikan yang ada di negara itu. Di Indonesia, harusnya yang melakukan investigasi itu adalah Kementerian ESDM, khususnya Dirjen Ketenagalistrikan,ÔÇØ ujarnya.

Fabby menjelaskan, investigasi perlu menelusuri tiga aspek utama, yakni penyebab langsung pemadaman, faktor-faktor pemicu yang memperluas gangguan, serta akar masalah sistemik yang menyebabkan gangguan berkembang menjadi blackout berskala luas.

Dalam kasus Sumatra, ia menyebut penyebab langsung kemungkinan berasal dari gangguan pada konduktor transmisi 275 kV jalur Sungai RumbaiÔÇôMuara Bungo yang terjadi sekitar pukul 18.44 WIB dan berdampak pada sistem kelistrikan wilayah utara hingga tengah Sumatra. Meski begitu, penjelasan PLN mengenai faktor cuaca buruk atau sambaran petir perlu diverifikasi lebih lanjut melalui pemeriksaan teknis yang menyeluruh.

ÔÇ£Kalau menurut PLN, cuaca buruk, ada petir. Tapi ini juga harus diklarifikasi betul. Penyebab lain apa?ÔÇØ ujarnya.

Ada Investigasi, tapi Tidak Dibuka ke Publik

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Cegah Blackout Terulang, YLKI Desak PLN Terapkan Mitigasi Risiko yang Andal

Blackout Sumatra Rugikan UMKM, Pengamat Soroti Minimnya Skema Ganti Rugi

Blackout Sumatra Jadi Alarm, PLN Didesak Kejar Standar ÔÇ£Zero BlackoutÔÇØ

Blackout Sumatera Jadi Pukulan Keras bagi PLN

Business 6 menit yang lalu IESR Desak Investigasi Insiden Blackout Sumatra IESR mendesak investigasi menyeluruh atas blackout Sumatra dan meminta hasil pemeriksaan dibuka ke publik.

Business 8 menit yang lalu Cegah Blackout Terulang, YLKI Desak PLN Terapkan Mitigasi Risiko yang Andal YLKI desak PLN lakukan evaluasi menyeluruh dan terapkan mitigasi risiko yang lebih andal dalam mengantisipasi terjadinya blackout di Sumatra

Business 12 menit yang lalu RI Luncurkan Proyek Mitigasi Metana ASEAN-Korsel Indonesia mulai menjalankan proyek mitigasi metana ASEAN-Korea guna memperkuat pengelolaan sampah rendah emisi.

Market 12 menit yang lalu Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Senin, 25 Mei 2026 Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi masih akan rawan koreksi pada perdagangan, Senin (25/5/2026)

Business 21 menit yang lalu Blackout Sumatra Rugikan UMKM, Pengamat Soroti Minimnya Skema Ganti Rugi Pengamat menilai blackout Sumatra merugikan warga dan UMKM, serta menyoroti belum adanya skema ganti rugi bagi pelanggan PLN.

Market 22 menit yang lalu Danantara Sumberdaya Indonesia Bayangi Minat Investor dan Buyer Asing Ekonom mengingatkan, pembentukan Danantara Sumberdaya Indonesia bisa mengurangi minat investor maupun pembeli luar negeri.

Tag Terpopuler

Terpopuler

Saham Lagi Murah-murahnya, Dividen Tembus Rp 376,95 per Saham

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 24 Mei 2026, Cek Rinciannya

Penulis : Addin Anugrah Siwi 24 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menurut Fabby, investigasi teknis juga harus mencakup pemeriksaan kondisi perangkat keras, jalur transmisi, kemungkinan kelebihan beban, sistem proteksi, hingga kemampuan sistem pertahanan jaringan dalam mengisolasi gangguan agar tidak meluas.

Ia menjelaskan, dalam sistem kelistrikan modern, gangguan idealnya dapat terdeteksi dan diisolasi dalam hitungan milidetik sehingga tidak menjalar ke bagian sistem lainnya.

ÔÇ£Dalam waktu sekian millisecond, dia mendeteksi adanya gangguan, lalu diisolasi masalahnya sehingga sistem lain tidak terganggu,ÔÇØ kata dia.

Di samping itu, Fabby menegaskan, setiap peristiwa blackout memiliki karakteristik berbeda, sehingga tidak bisa disamakan begitu saja dengan kasus pemadaman lain.

ÔÇ£Satu kejadian blackout dengan yang lain itu biasanya memiliki keunikan sendiri dan faktor pemicunya juga berbeda-beda,ÔÇØ ujarnya.

Selain investigasi, IESR juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik. Menurut Fabby, selama ini hasil investigasi atas sejumlah insiden pemadaman listrik tidak pernah dipublikasikan secara terbuka.

Ia menilai keterbukaan hasil investigasi penting agar masyarakat mengetahui langkah evaluasi yang dilakukan regulator serta rekomendasi perbaikan yang harus dijalankan PLN. Pengungkapan akar masalah menjadi kunci agar perbaikan sistem kelistrikan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

ÔÇ£Selama ini kalau terjadi pemadaman, katanya ada investigasi. Kan hasil investigasinya gak pernah dipublikasikan, tidak bisa diakses publik. Perbaikan-perbaikan itu tidak bisa dilakukan secara optimal kalau kita tidak tahu apa yang menjadi akar penyebab dari pemadaman yang terjadi selama ini,ÔÇØ pungkas Fabby.

Artikel terkait

Rekomendasi