PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL) untuk memproduksi baterai mobil hybrid di Karawang, Jawa Barat, dengan nilai investasi mencapai Rp 1,3 triliun pada Senin (20/4/2026).
Kolaborasi ini mencakup pembuatan komponen sel dan modul baterai yang akan dimulai pada semester kedua tahun ini, sebagaimana dilansir dari Detik Oto. Fasilitas produksi tersebut berlokasi di pabrik milik CATL untuk memasok kebutuhan kendaraan ramah lingkungan Toyota.
"Hari ini kami dengan bangga mengumumkan kolaborasi strategic dengan CATL di Indonesia," ujar Presiden Direktur PT TMMIN, Nandi Julyanto di Pantai Indah Kapuk, Tangerang.
Melalui langkah ini, Toyota berupaya memperkuat struktur industri otomotif nasional dengan mengurangi ketergantungan pada komponen impor yang selama ini masih mendominasi sektor baterai kendaraan listrik.
"Melalui kolaborasi ini, kami akan memperdalam lokalisasi baterai kendaraan hybrid dengan pembuatan komponen sel dan modul baterai yang sejauh ini masih impor. Ke depannya akan diproduksi sendiri oleh talenta Indonesia," tambah Nandi Julyanto.
Pihak manajemen menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi penting di kawasan Asia Tenggara.
"Kami percaya lokalisasi merupakan perjalanan yang tak bisa dicapai secara instan, melainkan bertahap melalui proses yang membutuhkan waktu serta kolaborasi kuat dari seluruh pemangku kepentingan," tutur Nandi Julyanto.
Realisasi proyek ini juga diproyeksikan memberikan dampak pada penguatan ekosistem industri manufaktur dalam negeri secara menyeluruh.
"Bukan hanya meningkatkan kandungan lokal, melainkan juga sebagai fondasi penting dalam membangun fondasi ekosistem penting di Indonesia," tambah Nandi Julyanto.
Dalam kesempatan yang sama, pihak CATL menyatakan kesiapan infrastruktur mereka untuk mendukung target operasional yang telah ditetapkan dalam kesepakatan tersebut.
"Milestone hari ini hanya permulaan baru. Selanjutnya, CATL dan Toyota akan terus bekerja bersama-sama untuk meningkatkan bisnis kita di Indonesia dan Asia," kata Executive President of Japan Business Group CATL, Ni Zheng.
Meskipun penggunaan baterai lokal dipastikan akan diterapkan pada mobil-hybrid Toyota di pasar domestik, perusahaan belum merinci pengaruh kebijakan lokalisasi ini terhadap harga jual kendaraan kepada konsumen.