Inter IKEA PHK 850 Karyawan demi Efisiensi Biaya Operasional

Inter IKEA PHK 850 Karyawan demi Efisiensi Biaya Operasional
Foto: Ilustrasi Inter IKEA PHK 850 Karyawan demi Efisiensi Biaya Operasional.

Inter IKEA melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 850 karyawannya di seluruh dunia pada Senin (18/5/2026) sebagai langkah efisiensi operasional. Kebijakan ini diambil oleh perusahaan pemegang waralaba merek furnitur asal Swedia tersebut di tengah melemahnya tingkat belanja konsumen secara global, sebagaimana dilansir dari Internasional.

Langkah pengurangan tenaga kerja ini setara dengan sekitar 3 persen dari total 27.500 karyawan Inter IKEA secara global. Penurunan kepercayaan konsumen dipicu oleh konflik Iran yang menaikkan harga energi dan menggerus daya beli masyarakat untuk barang non-esensial.

Manajemen perusahaan yang mengelola rantai pasok dari berbagai pabrik global ini juga menghadapi tekanan dari kenaikan biaya operasional dan tarif impor Amerika Serikat. Di saat bersamaan, perusahaan sedang menjalankan transformasi bisnis menuju gerai yang lebih kecil di pusat kota.

Chief Financial Officer Inter IKEA Henrik Elm menjelaskan bahwa korporasi perlu mempercepat proses pengambilan keputusan internal mereka.

"Kami perlu menjadi lebih cepat, mempersingkat proses pengambilan keputusan, dan memusatkan upaya pada prioritas tersebut," ujar Henrik Elm, Chief Financial Officer Inter IKEA.

Inter IKEA bertugas menyuplai produk ke 13 pemegang waralaba yang mengoperasikan toko-toko IKEA di 63 negara. Elm mengaitkan lesunya pasar saat ini dengan dampak tidak langsung dari situasi geopolitik di Timur Tengah.

"Pendapatan disposable konsumen terus turun, terutama segmen konsumen yang ingin kami jangkau," kata Henrik Elm, Chief Financial Officer Inter IKEA.

Kondisi ini membuat manajemen berupaya menekan harga jual agar produk tetap terjangkau oleh target pasar mereka.

"Hal itu tidak mungkin tercapai jika struktur biaya perusahaan terlalu tinggi," imbuh Henrik Elm, Chief Financial Officer Inter IKEA.

Kebijakan restrukturisasi ini berdampak besar pada operasional di Swedia dengan pemangkasan sekitar 300 posisi pekerjaan. Pengurangan tersebut berlokasi di Almhult, kota yang menjadi tempat awal pendirian IKEA pada tahun 1943 sekaligus pusat operasional utama bagi Inter IKEA.

Artikel terkait

Rekomendasi