Inggris Resmi Masukkan Emisi Penerbangan dan Pelayaran ke Anggaran Karbon

Inggris Resmi Masukkan Emisi Penerbangan dan Pelayaran ke Anggaran Karbon
Foto: Ilustrasi Inggris Resmi Masukkan Emisi Penerbangan dan Pelayaran ke Anggaran Karbon.

Pemerintah Inggris resmi menetapkan emisi dari sektor penerbangan dan pelayaran internasional masuk dalam Anggaran Karbon Keenam periode 2033 hingga 2037 melalui undang-undang baru pada Senin, 27 April 2026. Kebijakan ini bertujuan menyelaraskan sektor transportasi dengan target emisi nol bersih (net-zero) Inggris pada tahun 2050 sebagaimana dilansir dari Lestari.

Menteri Perubahan Iklim, Katie White, telah mengonfirmasi langkah strategis tersebut guna memastikan seluruh sektor berkontribusi dalam perhitungan kerangka kerja iklim nasional. Selain itu, aturan terpisah menetapkan penggunaan kredit internasional untuk Anggaran Karbon Kelima pada 2028-2032 menjadi nol.

Ketetapan tersebut mengharuskan Inggris melakukan pengurangan emisi secara mandiri di dalam negeri tanpa bergantung pada pembelian kredit dari luar negeri. Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini merupakan peresmian praktik pencatatan emisi yang sebelumnya telah diperhitungkan, tanpa mengubah target iklim yang sudah ada.

Komite Perubahan Iklim (CCC) dan komite parlemen sebelumnya telah mendesak agar kedua sektor tersebut segera masuk dalam perhitungan resmi. Sektor penerbangan sendiri ditargetkan mampu mengurangi emisi hingga 6,3 juta ton CO2 pada tahun 2040 dengan mengandalkan bahan bakar pesawat berkelanjutan (SAF).

Penggunaan SAF diwajibkan mencapai 10 persen pada tahun 2030 dan meningkat menjadi 22 persen pada tahun 2040. Namun, industri masih meragukan pencapaian target tersebut karena pasokan yang belum memadai dan kendala keuangan pada beberapa proyek produksi bahan bakar ramah lingkungan.

Di sisi lain, rencana perluasan kapasitas Bandara Luton menjadi 32 juta penumpang serta penambahan penerbangan di Bandara Gatwick mendapat sorotan tajam. Komite Audit Lingkungan memperingatkan bahwa kebijakan saat ini belum cukup kuat untuk membersihkan sektor penerbangan agar selaras dengan anggaran karbon negara.

Sektor pelayaran turut menghadapi tantangan serupa meski emisinya telah menyusut 30 persen sejak tahun 1990. Strategi terbaru mewajibkan pemilik kapal memangkas emisi sebesar 30 persen pada 2030 dan mencapai 80 persen pada 2040 untuk mendukung target jangka panjang.

Inggris berencana memasukkan pelayaran domestik ke dalam sistem perdagangan karbon (ETS) mulai tahun 2026 untuk membatasi polusi. Namun, Kamar Dagang Pelayaran Inggris meminta penundaan skema ini karena merasa industri belum siap dan kurang mendapat dukungan pemerintah.

Secara global, diskusi mengenai pajak karbon pelayaran masih terus berlanjut di Organisasi Maritim Internasional (IMO). Meskipun Amerika Serikat sempat menolak rencana tersebut tahun lalu, negara-negara Eropa tetap memberikan dukungan kuat bagi penetapan harga karbon global yang akan dibahas kembali minggu ini.

"kredit internasional" [quotation] nol. [narrative]

"kredit internasional" kata Pemerintah.

Artikel terkait

Rekomendasi