Indonesia dan Prancis Sepakati Latihan Militer Gabungan Misi Pegasus 2026

Indonesia dan Prancis Sepakati Latihan Militer Gabungan Misi Pegasus 2026
Foto: Ilustrasi Indonesia dan Prancis Sepakati Latihan Militer Gabungan Misi Pegasus 2026.

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyepakati penguatan kemitraan strategis sektor pertahanan melalui rencana latihan militer gabungan berskala besar bertajuk Misi Pegasus 2026 di Istana Elysee, Paris, pada Kamis (28/5), seperti dilansir dari Media Indonesia.

Agenda latihan militer bersama tersebut dijadwalkan berlangsung pada September 2026 dengan mencakup berbagai aspek operasional angkatan udara, angkatan laut, hingga angkatan darat kedua negara.

Kerja sama operasional ini mempertegas peningkatan hubungan pertahanan antara Jakarta dan Paris yang kini telah mencapai tingkat mutakhir, termasuk ditandai oleh rencana kedatangan pesawat tempur Dassault Rafale pertama pesanan pihak Indonesia.

"Kami akan memperkuat upaya pelatihan dan kerja sama operasional. Kami juga telah memperbanyak latihan militer bersama, beberapa di antaranya akan berlangsung dalam waktu dekat, khususnya terkait dengan misi Pegasus pada September 2026," ujar Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Prancis memberikan dukungan penuh dalam memajukan sektor pertahanan, sains, serta teknologi di Indonesia melalui pembentukan hubungan bilateral yang kini berkembang menjadi kemitraan strategis komprehensif.

"Kami sangat gembira bahwa kita sekarang sudah punya kemitraan strategis yang komprehensif. Kita akan melihat kerja sama yang lebih konkret, seimbang, dan berdampak di masa mendatang," kata Presiden RI Prabowo Subianto.

Selain membahas isu pertahanan, kedua pemimpin negara tersebut turut menegaskan komitmen bersama terhadap solusi dua negara (two-state solution) untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina demi menjaga stabilitas keamanan global dan rantai pasok energi dunia.

Artikel terkait

Rekomendasi