Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada penutupan perdagangan sesi pertama, Rabu 13 Mei 2026. Penurunan ini mencatatkan koreksi yang cukup signifikan di tengah dinamika pasar modal domestik.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG merosot 124,36 poin atau setara 1,81 persen, sehingga berada di posisi 6.734,54. Sebagaimana dikutip dari Money, indeks sempat menyentuh titik terendahnya di level 6.726,57.
Pada pembukaan perdagangan, indeks sebenarnya mengawali posisi di angka 6.763,94. Namun, tekanan jual yang masif sepanjang sesi pagi membuat IHSG sulit keluar dari tekanan hingga mencapai rentang tertinggi hanya di 6.787,35.
Aktivitas perdagangan di lantai bursa mencatatkan volume transaksi hingga 24,74 miliar lembar saham. Frekuensi perdagangan tercatat mencapai 1,462 juta kali dengan nilai transaksi menembus Rp 10,26 triliun.
Kondisi pasar saat ini memiliki kapitalisasi mencapai Rp 11,841 triliun. Secara keseluruhan, pergerakan saham didominasi oleh tren pelemahan dengan rincian 411 saham terkoreksi, 280 saham menguat, dan 268 saham stagnan.
Penurunan ini juga menjalar ke sejumlah indeks sektoral dan lokal lainnya. Indeks LQ45 tercatat melemah 1,66 persen ke level 658,69, sementara KOMPAS100 mengalami penurunan paling tajam sebesar 2,17 persen ke posisi 895,81.
Jakarta Islamic Index (JII) tidak luput dari pelemahan dengan turun 1,98 persen ke angka 440,62. Secara sektoral, hampir seluruh lini mengalami kontraksi kecuali sektor transportasi dan sektor industri.
Sektor transportasi justru melonjak 3,36 persen ke level 2.111,02, disusul sektor industri yang menguat 1,84 persen. Sebaliknya, tekanan terberat datang dari sektor barang baku yang anjlok hingga 3,86 persen ke level 1.976,75.
Sektor infrastruktur juga mengalami tekanan besar dengan koreksi 3,05 persen. Sementara itu, sektor keuangan turun 0,75 persen, sektor properti melemah 0,6 persen, dan sektor energi terkoreksi tipis 0,73 persen.
Pelemahan lebih lanjut terjadi pada sektor teknologi sebesar 1,01 persen serta sektor kesehatan sebesar 0,91 persen. Sektor silikal dan nonsilikal masing-masing turut memerah dengan penurunan 2,04 persen dan 0,52 persen.
| Indeks / Sektor | Perubahan (%) | Posisi Terakhir |
|---|---|---|
| -1,81 | 6.734,54 | -1,66 |
| 658,69 | -2,17 | 895,81 |
| -1,98 | 440,62 | +3,36 |
| 2.111,02 | +1,84 | 1.927,57 |
| -3,86 | 1.976,75 | -3,05 |
| 2.054,34 | -2,04 | 1.029,67 |
| -1,01 | 1.125,45 | -0,91 |
| 1.240,12 | -0,75 | 1.355,01 |
| -0,73 | 3.443,99 | -0,60 |
| 896,28 | -0,52 | 726,00 |