Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi I Jumat (22/5/2026) berhasil berbalik ke zona hijau. Indeks sempat mengalami pelemahan pada perdagangan pagi hari sebelum akhirnya menguat.
Dikutip dari Money melalui data Bursa Efek Indonesia (BEI) via Stockbit, indeks nasional tercatat tumbuh 0,30 persen. Pergerakan ini membuat IHSG bertambah 18,50 poin hingga mencapai level 6.113,44.
Sektor barang baku memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 3,78 persen, diikuti oleh sektor energi yang tumbuh 2,31 persen. Sektor barang konsumer non primer juga meningkat 1,05 persen.
Beberapa sektor lain yang menguat di antaranya transportasi sebesar 0,46 persen, infrastruktur 0,38 persen, dan perindustrian 0,01 persen. Namun, pelemahan tetap terjadi di sejumlah sektor lainnya.
Sektor properti dan real estate menyusut 0,71 persen, diikuti teknologi yang turun 0,64 persen. Sektor keuangan melemah 0,47 persen, barang konsumer primer berkurang 0,20 persen, serta kesehatan terkoreksi 0,11 persen.
Volume perdagangan di BEI hingga siang ini menyentuh 19,94 miliar saham. Adapun total nilai transaksi yang dibukukan mencapai angka Rp 10,17 triliun.
Secara keseluruhan, terdapat 332 saham yang bergerak menguat pada paruh pertama perdagangan. Sementara itu, 350 saham tercatat melemah dan 135 saham lainnya tidak mengalami perubahan posisi atau stagnan.
Daftar Saham LQ45
Dua emiten yang bergerak di bidang komoditas emas, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), melonjak tinggi. Keduanya masuk dalam jajaran saham berkinerja terbaik di indeks LQ45.
| Nama Emiten | Persentase Kenaikan | Harga Per Saham |
|---|---|---|
| PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) | 16,97 persen | Rp 2.550 |
| PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) | 7,04 persen | Rp 2.280 |
| PT Vale Indonesia Tbk (INCO) | 5,14 persen | Rp 4.910 |
Di sisi lain, terdapat sejumlah saham unggulan yang justru mengalami tekanan signifikan pada paruh pertama perdagangan hari ini.
| Nama Emiten | Persentase Penurunan | Harga Per Saham |
|---|---|---|
| PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) | 8,41 persen | Rp 490 |
| PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) | 5,26 persen | Rp 880 |
| PT Astra International Tbk (ASII) | 4,46 persen | Rp 5.350 |