IHSG Berpotensi Menguat Terbatas Saat Ketegangan Global Meningkat

IHSG Berpotensi Menguat Terbatas Saat Ketegangan Global Meningkat
Foto: Ilustrasi IHSG Berpotensi Menguat Terbatas Saat Ketegangan Global Meningkat.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bakal melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan Senin (20/4/2026) usai ditutup naik 0,17 persen ke posisi 7.634,00 pada pekan sebelumnya. Analisis ini muncul di tengah sikap pelaku pasar yang memantau tensi geopolitik di Timur Tengah.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, memetakan level support IHSG pada angka 7.500 dengan resistance di level 7.700. Pergerakan indeks saat ini dinilai masih cukup stabil karena mampu bertahan di atas indikator Moving Average 5 (MA5).

ÔÇ£IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidasi di kisaran 7.700-7.750 sebelum mencoba menembus MA50 di sekitar 7.719,ÔÇØ ujar Alrich, dilansir dari Money pada Minggu (19/4/2026).

Konsolidasi pasar saat ini terjadi karena investor masih mencermati perkembangan konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Kedua negara diketahui kembali meningkatkan ketegangan verbal terkait jalur energi di Selat Hormuz menjelang berakhirnya batas waktu gencatan senjata pada 21 April 2026.

ÔÇ£IHSG diperkirakan akan berkonsolidasi sambil menanti perkembangan konflik AS-Iran menjelang batas waktu gencatan senjata,ÔÇØ beber Alrich.

Selain faktor geopolitik, pasar domestik akan fokus pada sejumlah rilis data penting seperti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia dan pertumbuhan kredit. Dari sisi teknikal, posisi IHSG yang berada jauh di atas MA20 menunjukkan bahwa tren penguatan jangka pendek pasar modal Indonesia masih tergolong kuat.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan sejumlah rekomendasi saham untuk dicermati investor ritel. Beberapa saham pilihannya meliputi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) di kisaran Rp 3.510-Rp 3.610 serta PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) pada rentang Rp 4.790-Rp 4.880.

Adapun Alrich Paskalis Tambolang menyarankan beberapa emiten lain untuk diperhatikan pada pembukaan pekan ini. Daftar saham tersebut mencakup PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).

Artikel terkait

Rekomendasi