IHSG Ditutup Menguat ke 7634 meski Asing Catat Net Sell Rp 931 Miliar

IHSG Ditutup Menguat ke 7634 meski Asing Catat Net Sell Rp 931 Miliar
Foto: Ilustrasi IHSG Ditutup Menguat ke 7634 meski Asing Catat Net Sell Rp 931 Miliar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak positif pada penutupan perdagangan akhir pekan. Seperti diberitakan oleh Investortrust, indeks mengalami kenaikan sebesar 12,62 poin atau 0,17 persen ke level 7.634 pada Jumat (17/4/2026).

Aktivitas penguatan indeks ini berjalan di tengah aksi pelepasan saham oleh pemodal internasional. Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) yang mencapai nilai Rp 931,44 miliar.

Aksi jual bersih oleh investor asing paling banyak menyasar saham BBCA dengan nilai Rp 522,73 miliar. Aliran dana keluar dari pasar reguler juga melanda saham SMMA sebesar Rp 250,51 miliar dan BBRI senilai Rp 212,13 miliar.

Selain itu, saham BMRI turut mencatatkan pelepasan oleh asing sebesar Rp 189,13 miliar. Saham BUMI menggenapi daftar lima besar net sell asing hari ini dengan nilai mencapai Rp 107,27 miliar.

Sebaliknya, beberapa saham justru menjadi tujuan akumulasi beli oleh pemodal internasional. Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) terbesar pada saham CUAN dengan nilai Rp 127,36 miliar.

Saham INCO menyusul di posisi kedua dengan torehan net buy senilai Rp 53,81 miliar. Emiten lain yang turut dikoleksi asing meliputi EMAS sebesar Rp 50,17 miliar, BBNI sejumlah Rp 42,19 miliar, dan BRMS senilai Rp 37,65 miliar.Laju penguatan indeks domestik disokong oleh performa positif dari sejumlah sektor. Bidang yang mengalami kenaikan meliputi properti, transportasi, infrastruktur, consumer non-primer, industri, serta material dasar.

Gerak positif pasar modal hari ini diwarnai oleh lonjakan signifikan dari beberapa emiten hingga menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA). Saham NIRO memimpin dengan kenaikan 34,74 persen menuju level Rp 256 per saham.

Lonjakan serupa dibukukan oleh saham DEFI yang melesat 34,71 persen ke posisi Rp 163. Selanjutnya, saham AGAR mengalami penguatan sebesar 25 persen hingga berakhir di level Rp 280.

Tren ARA juga dialami oleh saham GMTD yang meningkat 24,92 persen menjadi Rp 1.905. Emiten lainnya adalah RISE yang menguat 24,61 persen ke Rp 2.380 dan WBSA yang naik 24,55 persen ke level Rp 685.

Dua saham terakhir yang mencatatkan lonjakan hingga batas atas adalah KETR dan POLU. Saham KETR melaju 24,44 persen menuju posisi Rp 555, sementara POLU terangkat 19,97 persen ke harga Rp 17.425.

Kilas Balik Kinerja Pasar Saham Kemarin

Performa pergerakan bursa pada akhir pekan ini berbanding terbalik dengan hasil perdagangan sehari sebelumnya. Pada hari Kamis, IHSG terpantau mengalami pelemahan tipis sebesar 2,21 poin atau 0,03 persen ke level 7.621.

Sama seperti hari ini, perdagangan kemarin juga diwarnai aksi jual oleh investor luar negeri dengan net sell senilai Rp 982,31 miliar. Tekanan jual terbesar kemarin berpusat pada tiga saham perbankan besar tanah air.

Saham BBCA menyumbang angka pelepasan terbesar oleh asing senilai Rp 369 miliar. Tren pelepasan modal tersebut kemudian diikuti oleh saham BBRI sebesar Rp 302,50 miar serta saham BMRI sebanyak Rp 160,01 miliar.

Artikel terkait

Rekomendasi