IHSG Melemah 1,14 Persen ke Level 6.890 pada Sesi Pertama 11 Mei 2026

IHSG Melemah 1,14 Persen ke Level 6.890 pada Sesi Pertama 11 Mei 2026
Foto: Ilustrasi IHSG Melemah 1,14 Persen ke Level 6.890 pada Sesi Pertama 11 Mei 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan signifikan pada penutupan sesi pertama perdagangan, Senin (11/5/2026). Dilansir dari Money, laju indeks terkoreksi cukup dalam akibat besarnya tekanan jual pada deretan saham berkapitalisasi besar atau big caps.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG melemah 1,14 persen, yang membuat posisinya terlempar ke level 6.890,272. Aksi lepas saham oleh investor pada sejumlah emiten unggulan menjadi faktor utama yang memicu koreksi indeks pada siang ini.

Beberapa saham yang memberikan tekanan berat terhadap pergerakan pasar di antaranya adalah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang merosot 8 persen. Penurunan serupa sebesar 8 persen juga dialami oleh saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Selain DSSA dan BMRI, terdapat beberapa emiten besar lainnya yang turut menyeret indeks ke zona merah. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) tercatat melemah 5,1 persen, disusul oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang terkoreksi 5 persen.

Kondisi pasar modal domestik ini terlihat tertinggal jika dibandingkan dengan mayoritas indeks saham di kawasan Asia. Meskipun sebagian besar bursa utama Asia bergerak melemah hingga siang hari, namun tingkat koreksinya terpantau lebih terbatas.

Di sisi lain, Bursa Shanghai justru menunjukkan performa yang berbeda dengan bertahan di zona hijau. Indeks tersebut bahkan mampu mencatatkan kenaikan yang mendekati angka 1 persen di tengah tren pelemahan regional.

Statistik Perdagangan dan Sektoral

Dilihat dari sisi sektoral, mayoritas indeks mengalami kontraksi dan hanya dua sektor yang mampu bertahan di zona hijau. Sektor transportasi serta energi menjadi pemberat utama dengan mencatatkan pelemahan terdalam sepanjang sesi pertama perdagangan.

IHSG sebenarnya dibuka pada level 6.959,943 dan sempat menguat ke posisi tertinggi di 6.968,926. Namun, tekanan jual yang masif menyeret indeks hingga menyentuh titik terendah di area 6.846,632 sebelum akhirnya stabil di kisaran 6.880 hingga 6.890.

Data Transaksi IHSG Sesi I Senin, 11 Mei 2026
Indikator PerdaganganNilai/Jumlah
24,178 Miliar SahamRp 11,449 Triliun
1,69 Juta Kali236 Saham
439 Saham138 Saham

Aktivitas perdagangan pada sesi pertama ini terpantau cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 24,178 miliar saham. Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 11,449 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1,69 juta kali.

Secara keseluruhan, jumlah saham yang terkoreksi mendominasi jalannya pasar, di mana sebanyak 439 saham berada di zona merah. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan 236 saham yang menguat, sementara 138 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Artikel terkait

Rekomendasi