IHSG Ditutup Melemah ke Posisi 6318 pada Perdagangan Rabu 20 Mei 2026

IHSG Ditutup Melemah ke Posisi 6318 pada Perdagangan Rabu 20 Mei 2026
Foto: Ilustrasi IHSG Ditutup Melemah ke Posisi 6318 pada Perdagangan Rabu 20 Mei 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan sesi perdagangan Rabu (20/5). Berdasarkan informasi yang dikutip dari Media Indonesia, indeks saham terkoreksi sebesar 52,179 poin atau melemah 0,82% ke level 6318,5.

Aktivitas bursa memperlihatkan pergerakan yang fluktuatif sepanjang hari. Setelah dibuka pada level 6352,2, indeks sempat merangkak naik hingga menyentuh posisi tertinggi di angka 6459,5 sebelum akhirnya terkoreksi.

Penurunan indeks didorong oleh runtuhnya harga mayoritas saham. Data perdagangan mencatat hanya 197 saham yang menguat, sedangkan 495 saham mengalami pelemahan, dan 124 saham lainnya tidak bergerak atau stagnan.

Volume perdagangan di bursa mencapai 40,35 miliar lembar saham dengan frekuensi yang menembus lebih dari 2,4 juta kali transaksi. Nilai transaksi secara keseluruhan tercatat menyentuh angka Rp21,67 triliun.

Kondisi berbeda terjadi pada mata uang domestik yang justru menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah ditutup pada level Rp17.653,5 per USD, naik 52 poin atau 0,29% dari posisi Rp17.705,5 per USD pada Selasa (19/5).

Pelemahan IHSG di pertengahan pekan ini melanjutkan tren koreksi dari hari-hari sebelumnya. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, CEO Danantara Rosan Roeslani, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi bahkan sempat memantau langsung kondisi di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (19/5).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyatakan keyakinannya bahwa fondasi ekonomi nasional masih sangat kokoh. Menurutnya, gejolak pada pasar modal domestik lebih dipicu oleh faktor eksternal seperti dinamika geopolitik global antara AS dan Iran.

Artikel terkait

Rekomendasi