IHSG Melemah ke Level 6.905 pada Perdagangan Senin

IHSG Melemah ke Level 6.905 pada Perdagangan Senin
Foto: Ilustrasi IHSG Melemah ke Level 6.905 pada Perdagangan Senin.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah dengan penurunan 63,77 poin atau 0,92 persen ke level 6.905,62 pada perdagangan Senin (11/5/2026). Koreksi ini dipicu oleh tekanan pada mayoritas sektor saham di Bursa Efek Indonesia sepanjang hari.

Data perdagangan menunjukkan indeks LQ45 turut merosot 1,27 persen ke posisi 668,634, dilansir dari Money. Tercatat sebanyak 442 saham mengalami pelemahan, sementara 251 saham menguat dan 125 saham lainnya bergerak stagnan.

Aktivitas pasar melibatkan volume perdagangan sebesar 41,09 miliar saham dengan frekuensi transaksi mencapai 2,81 juta kali. Adapun total nilai transaksi perdagangan saham pada penutupan hari ini menyentuh angka Rp 20,32 triliun.

Sektor transportasi menjadi pemberat utama dengan penurunan terdalam mencapai 2,88 persen. Pelemahan ini diikuti oleh sektor energi sebesar 2,02 persen dan sektor keuangan yang terkoreksi 1,74 persen, sementara sektor infrastruktur menjadi satu-satunya yang bertahan di zona hijau dengan kenaikan 1,52 persen.

Daftar Saham Top Gainers dan Losers LQ45
KategoriNama EmitenPerubahan (%)
Top GainerPT Vale Indonesia Tbk (INCO)+11,06%
Top GainerPT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)+6,03%
Top GainerPT Astra International Tbk (ASII)+3,86%
Top LoserPT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)-8,21%
Top LoserPT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)-8,04%
Top LoserPT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)-3,59%

Pada papan perdagangan secara keseluruhan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) memimpin penguatan dengan lonjakan 34,67 persen ke level 202. Diikuti PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) yang naik 34,62 persen dan PT UBC Medical Indonesia Tbk (LABS) sebesar 34,16 persen.

Sebaliknya, koreksi terdalam dialami oleh PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) yang anjlok 15 persen ke posisi 340. PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) dan PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) juga mencatatkan penurunan masing-masing sebesar 14,91 persen dan 14,90 persen.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mendominasi nilai transaksi terbesar mencapai Rp 1,80 triliun. Sementara itu, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan volume perdagangan terbanyak dengan jumlah 39,34 juta lembar saham.

Di pasar valuta asing, nilai tukar Rupiah terhadap dollar AS ikut melemah 35 poin atau 0,201 persen ke level Rp 17.405 pada sore ini. Pergerakan bursa Asia Pasifik terpantau bervariasi dengan Nikkei 225 turun 0,47 persen, sedangkan Hang Seng dan SSE Composite masing-masing menguat 0,05 persen dan 1,07 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi